Anggota Dewan Kota Bengkulu, Ronny L. Tobing Berharap Bantuan PKH Tepat Sasaran

Anggota Dewan Kota Bengkulu, Ronny L. Tobing Sangat Menyayangkan Jika Program PKH Tidak Tepat Sasaran

FlamboyanNews.Com, Bengkulu – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Ronny L. Tobing sangat menyayangkan jika memang ada masalah dalam penyaluran dana Program Keluarga Harapan (PKH) di Kota Bengkulu.

Pasalnya, (PKH) merupakan Program pemerintah melalui Kementrian Pusat dalam meningkatkan perekonomian masyarakat tentu sudah sangat banyak dilakukan. Namun, tak jarang bantuan yang disalurkan tersebut tidak tepat sasaran.

Hal ini menyikapi adanya Program Keluarga Harapan (PKH) yang jika dilihat sebenarnya keluarga tersebut cukup berada.

“Kalau memang itu terjadi, tentu sangat disayangkan. Artinya, ada pendekatan yang keliru saat penetapan penerima program, “ungkap Ronny kepada Wartawan FlamboyanNews.com. Rabu (11/03/2020).

Menurutnya, PKH sangat membantu masyarakat yang kurang mampu untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.

Politisi Fraksi Nasional Demokrat (NasDem) ini menekankan profesionalisme para pendamping PKH agar pelaksanakannya tepat sasaran. Selain itu, pendamping juga perlu memetakan kelayakan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) serta memberi bimbingan dan motivasi bagi KPM.

“Para pendamping itu harus menyampaikan data dan fakta yang akurat dan benar kepada pemerintah agar pemangku kepentingan tak salah mengambil kebijakan,” ujar Ronny.

Lancarnya penyaluran PKH, dinilai Ronny, tidak lepas dari peran, eksistensi dan kinerja para pendamping KPM sangat penting. Ia juga berharap, kedepan agar masyarakat berpartisipasi aktif dalam pengawasan dan pendistribusian PKH.

Untuk itu, dirinya mengharapkan kedepannya pendataan itu dilakukan survey, terjun langsung ke lapangan, setiap penerima (PKH) rumahnya akan ditandai stiker.

“Selain itu daftar penerima (PKH) juga akan ditempel di kantor Kelurahan sehingga masyarakat bisa melihat langsung siapa yang berhak menerima dan tidak berhak menerima, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang mendapat bantuan (PKH). Artinya masyarakat kita yang kurang mampu yang berhak mendapatkan nya,” tandasnya.