FlamboyanNews.Com, Bengkulu – Maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) di lingkungan Pemerintah (Pemda) Provinsi Bengkulu dan Pemda Kabupaten/ Kota Se-Provinsi Bengkulu, bersama Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Bengkulu, hingga saat ini terus digenjot percepatannya, menuju penyelenggaraan SPIP Level 3 tahun 2019.
Di wilayah kerja Provinsi Bengkulu, diketahui baru 1 pemda yang SPIP-nya berada pada level 3, yaitu Pemda Kabupaten Lebong. Sehingga menurut Plh Sekda Provinsi Bengkulu Hamka Sabri, maturitas SPIP di pemda lain termasuk Pemda Provinsi Bengkulu juga harus ditingkatkan, mengingat untuk mencapai level 3 di tingkat Pemda Provinsi ini, minimal 80 persen dari 10 pemda kabupaten/kota juga harus berada pada level 3, sesuai dengan target RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional).
“Kita baru 1 Pemda yang masuk level 3 yaitu Lebong dan Kabupaten Bengkulu Utara baru akan diekspose ke BPKP Pusat. Jadi kita berharap untuk tahun berikutnya ini semoga angka 80 persen kita wujudkan, termasuk Pemprov Bengkulu,” jelas Hamka Sabri usai hadir dan membuka rersmi Workshop Percepatan Penyelenggaraan SPIP Menuju Maturitas Level 3 Tahun 2019, di Aula Kanwil BPKP Provinsi Bengkulu, Selasa (29/09).
Selain itu lanjut Hamka, dalam rangka optimalisasi pengelolaan keuangan pemerintah daerah, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah juga berpesan supaya terbentuk tim yang solid. Sehingga, maturitas level 3 SPIP bisa segera terwujud.
“Tentunya dari BPKP ke berbagai pihak baru mulai ke OPD-nya, ke Inspektoratnya, para Sekdanya dan juga ke masing-masing kepala daerah, kita dorong. Yang paling penting adalah komitmen dari kepala daerahnya,” terangnya.
Sumber : ( ADV / Media Center Pemprov Bengkulu ).
