FlamboyanNews.Com, Rejang Lebong – Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Rejang Lebong Upik Zumratul Aini mengatakan hingga saat ini pihaknya terus berupaya melakukan penataan terhadap para pedagang yang beroperasi di kawasan pasar kuliner Lapangan Setia Negara Curup.
“Pasar kuliner ini seperti gadis yang sedang bersolek. Artinya memang gadis dusun yang belum pakai lipstik kayaknya bedak dan sebagainya. Harapan kami kedepan akan kami tata lebih indah lagi,” kata Upik, Rabu malam, 26 Februari 2020.
Upaya penataan tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan fungsi dan juga keberadaan pasar kuliner yang telah diresmikan oleh bupati Rejang Lebong Ahmad Hijazi pada 17 Februari lalu.
Upik memaparkan, penataan di kawasan pasar kuliner tersebut nantinya mulai dari para pedagang, lokasi parkir, wahana tempat bermain anak-anak, lampu penerangan serta pasilitas umum lainnya, sehingga dapat memberikan daya tarik serta kenyamanan bagi para pengunjung.
“Misalnya masalah lampu, gerobak-gerobak yang tidak lurus. Yang kedua, ada permainan anak-anak. Kami harapkan orang tua makan dan anak-anaknya bisa bermain,” tutur Upik.
Dikutip dari Haluanbengkulu.com, Dengan memaksimalkan pengelolaan pasar kuliner ini nantinya, selain meningkatkan perekonomian bagi masyarakat, tapi juga dapat mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah atau PAD di Rejang Lebong.
“Harapan saya pasar kuliner ini berkelanjutan, supaya ada giat ekonomi disini. Yang kami lihat saja, PAD bisa meningkat. Biasanya parkir itu 600ribu satu bulan untuk Dinas Perhubungan. Kalau nantinya 600 ribu itu semalam,” imbuhnya.












