Flamboyannews.com, Bengkulu – Seorang siswi asal Kecamatan Tebat Karai Kabupaten Kepahiang, sebut saja namanya bunga (nama disamarkan-red), ditemukan dalam keadaan telah meninggal dunia setelah lebih kurang 90 menit tenggelam di rawa, pada Kamis sore 09/02/2023.
Kapolres Kepahiang AKBP Yana Supriatna, S.Ik M.Si melalui Kapolsek Tebat Karai Polres Kepahiang Polda Bengkulu Iptu Dody Hariyala, SH menjelaskan peristiwa tenggelamnya korban saat ia bersama 5 orang temannya bermain di rawa sepulang sekolah .
Mereka bermain dirawa dengan menaiki rakit milik petani setempat yang memiliki kolam ikan, pada saat korban dan temannya menaiki rakit kondisi kolam tidak sedang ada penjaga.
“Anak-anak tersebut tanpa sepengetahuan yang punya kolam menggunakan rakit, menurut informasi dari selamat, saat menaiki rakit kondisinya goyang karena sambil berfoto-foto, lalu jatuh. Korban ini tidak bisa berenang,” jelas Kapolsek.
Setelah mendapatkan informasi itu melibatkan semua pihak dari Polsek Tebat Karai, desa setempat, BPBD dan masyarakat langsung melakukan pencarian. sekira 90 menit jasad korban ditemukan di dasar rawa.
“Setelah pencarian dan dievakuasi, kita upayakan pemeriksaan ke petugas medis, namun kondisinya sudah tidak ada tanda-tanda bernafas. Dari pihak korban menerima musibah ini murni kecelakaan, korban akan dikebumikan sore ini,” ucapnya. (ST)












