Flamboyannews.com, Bengkulu Selatan – Penemuan seorang warga bernama Ade Prayoga (41) disalah satu kontrakan di kawasan Jalan Lettu Muhiba Kelurahan Ibul Kecamatan Kota Manna, masih menjadi sebuah pertanyaan bagi masyarakat.
Terutama, apa penyebab dirinya hingga nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di dalam kamar mandi.
korban diketahui merupakan salah seorang tenaga honorer di Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Bengkulu Selatan.
Data terhimpun, kronologis penemuan tersebut bermula pada, Rabu dini hari, saksi Opur (40) warga Jalan Awaludin Kelurahan Kota Medan Kecamatan Kota Manna mendapatkan pesan via massager dari saksi Resta yang berisi.
Pesan tersebut bertuliskan, “Dang minta tolong lihat ke kontarakan atau kos-kosan dang ade”.
Setelah mendapatkan informasi tersebut, saksi Oput langsung menghubungi saksi Angga dan Dedi. Setelah itu, para saksi-saksi berangkat menuju ke TKP.
Baca Juga: HUT ke-78 RI, Wakapolda Bengkulu Hadiri Rapat Paripurna Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Ri
Sesampainya di TKP, tampak pintu kontrakan tersebut dalam keadaaan tertutup dengan keadaan terkunci.
Kemudian, para saksi mencoba menghubungi dengan cara mengutuk pintu dan memanggil korban Ade. Namun, tidak ada jawaban sama sekali.
Mendapati tidak ada jawaban dari korban, para saksi kemudian mengambil tindakan dengan cara menobrak pintu secara paksa.
Selanjutnya, para saksi-saksi masuk ke dalam kos-kosan dan terkejut melihat korban di dalam kamar mandi dalam keadaan tergantung.
Korban tergantung menggunakan tali tambang jenis nelon warna kuning. Posisi korban tergantung tanpa menggunakan pakain sehelaipun.
Mendapati hal itu, saksi Angga langsung mengambil tindakan dengan cara menurunkan dan melepaskan gantungan tali. Setelah itu, saksi Angga dan Dedi membawa korban dengan menggunakan sepeda motor ke Rumah Sakit Asyifa Manna, Rabu (16/08/2023).
Baca Juga: Dengarkan Pidato Presiden RI, Bupati Siapkan Bengkulu Utara Berperan Aktif Menuju Kemajuan Daerah
Akan tetapi, pihak Assyifa menganjurkan langsung untuk dirujuk ke RSUD Hasanuddin Damrah (RSUD HD) Manna.
Setelah dilakukan pemeriksaan dengan cara medis dari pihak rumah sakit menyatakan korban telah meninggal dunia.
“Belum tahu apa penyebabnya. Tapi benar ada peristiwa (warga gantung diri, red) itu,” ujar Kapolres BS AKBP Florentus Situngkir, S.IK melalui Kapolsek Kota Manna Iptu Sasi.
Editor : Gina Rivaldo












