Flamboyannews.com, Bengkulu Utara – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara menggelar Diseminasi Audit Kasus Sunting (AKS) Semester 1 di ruang Command Center Bengkulu utara. Senin (21/08/2023).
Acara dihadiri, Kepala BKKBN Bengkulu Utara, Bappelitbangda, TP PKK, serta Camat, kades, Kepala Puskesmas di Lima kecamatan, Narasumber dan para tamu undangan.
Asisten I Setdakab Bengkulu Utara Rahmat Hidayat mengatakan bahwa, kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi resiko penyebab terjadinya kasus stunting dan upaya pencegahannya.
“Audit kasus stunting ini juga merupakan kegiatan prioritas pada Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Stunting,” ucapnya.
Baca Juga: Pelantikan Pengurus PWRI Seluma Masa Bakti 2023-2028
Asisten setdakab Bengkulu Utara juga menambahkan, dalam upaya percepatan penurunan stunting tersebut, dilakukan pendekatan pencegahan lahirnya balita stunting melalui pendampingan keluarga berisiko stunting.
“Salah satunya dengan kegiatan audit kasus stunting ini, ada 64 indikator yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat yang harus ditandatangani oleh pemerintah daerah. Sehingga jumlah permasalahan stunting di sejumlah daerah dapat di kurangi,”jelasnya.
Baca Juga: Begini Penjelasan BMKG, Terkait Suhu di Bengkulu Pada Malam Hari Lebih Dingin
Asisten I Setdakab Bengkulu Utara, berharap melalui diseminasi audit kasus stunting ini, dapat menghasilkan langkah dan strategi yang tepat untuk mengatasi permasalahan stunting di Kabupaten Bengkulu Utara.
“Saya minta semua pihak menyimak kasus yang akan ditampilkan nanti sehingga intervensi yang tepat bisa kita lakukan demi percepatan penurunan stunting sebesar 11 persen di tahun 2024 bisa terwujud,” pungkasnya.
Editor : Gina Rivaldo












