Jalan Kolam Lele yang Viral Akibat Protes Warga Segera Diperbaiki oleh PUPR Provinsi Bengkulu

Satu alat berat melakukan perbaikan Jalan Kolam Lele yan viral di Desa kuru tidur, kecamatan Argamakmur, tepatnya di jalan simpang gepeng jalan lintas Bengkulu Utara-Lebong, Sabtu (14/10/2023).Flamboyan Foto/Suprayogi
Satu alat berat melakukan perbaikan Jalan Kolam Lele yan viral di Desa kuru tidur, kecamatan Argamakmur, tepatnya di jalan simpang gepeng jalan lintas Bengkulu Utara-Lebong, Sabtu (14/10/2023).Flamboyan Foto/Suprayogi

Flamboyannews.com, Bengkulu Utara – Jalan Kolam Lele yang menjadi viral sebagai bentuk protes warga terhadap kondisi jalan yang rusak saat ini sedang diperbaiki oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu.

Video tentang tanggapan Bupati Bengkulu Utara terkait aksi protes warga telah beredar dan diunggah di akun TikTok @destinasibengkulu1, serta beredar dalam grup-grup WhatsApp.

Baca Juga: Pemdes Sumber Makmur Salurkan BLT-DD Triwulan IV di Hari Jumat Berkah

Muhdi Saiso, selaku koordinator lapangan aksi protes Jalan Kolam Lele, mengungkapkan, “Aksi ini tidak sengaja kami lakukan, hanya berawal dari seringnya pengendara sepeda motor terjatuh di kawasan tersebut.”

“Dan mungkin sudah 7 tahun lebih tidak pernah ada perbaikan jalan,” tambah Muhdi.

Muhdi Saiso juga menambahkan, “Kami mendengar informasi bahwa jalan lintas provinsi akan dibangun oleh pemerintah provinsi dengan anggaran dana Inpres.”

Berdasarkan informasi tersebut, kami segera menghubungi pihak manajemen PT. Roda Teknikindo untuk memastikan apakah “Jalan Kolam Lele” akan segera diperbaiki juga,” ujar Muhdi.

“Pihak manajemen PT. Roda Teknikindo akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Dinas PUPR Provinsi Bengkulu,” lanjut Muhdi.

“Dan Alhamdulillah, permintaan kami mendapat respons yang baik dari Gubernur Bengkulu melalui Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, dengan dimulainya perbaikan Jalan Kolam Lele, Sabtu (14/10/2023),” ucap Muhdi Saiso.

Ismail Yugo, salah satu koordinator lapangan, mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan rekan-rekan netizen yang ikut berpartisipasi dalam aksi ini.

Baca Juga: WNI asal Bengkulu Utara Meninggal di Malaysia, Keluarga Minta Bantuan Pemulangan Jenazah

“Kami akan terus mengawasi perbaikan Jalan Kolam Lele ini hingga selesai,” ujar Ismail.

Ketika ditanya mengenai video yang diunggah oleh akun TikTok @destinasibengkulu1 tentang tanggapan Bupati Bengkulu Utara terkait aksi Jalan Kolam Lele, Ismail menjawab dengan senyuman sinis.

“Jika dapat diselesaikan melalui telepon, mengapa kami harus menunggu belasan tahun?” tutupnya.