Penandatanganan TMMD Ke-129 Jadi Tonggak Sinergi TNI dan Pemkab Banjarnegara Bangun Desa

Prosesi tersebut berlangsung pada pembukaan TMMD di Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, Rabu (15/7/2026).
Prosesi tersebut berlangsung pada pembukaan TMMD di Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, Rabu (15/7/2026).

Flamboyannews.com, BANJARNEGARA – Pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Banjarnegara resmi memasuki tahap pelaksanaan setelah ditandai dengan penandatanganan naskah kerja sama antara Kodim 0704/Banjarnegara dan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara. Prosesi tersebut berlangsung pada pembukaan TMMD di Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, Rabu (15/7/2026).

Penandatanganan dilakukan oleh Komandan Kodim (Dandim) 0704/Banjarnegara Letkol Inf Nodelismen Hulu, S.Pd., bersama Wakil Bupati Banjarnegara H. Wakhid Jumali, Lc., yang hadir mewakili Bupati Banjarnegara. Momen itu turut disaksikan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI, Polri, organisasi perangkat daerah, serta tokoh masyarakat.

Prosesi tersebut menjadi penanda dimulainya kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan pembangunan desa melalui Program TMMD yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.”

Dandim 0704/Banjarnegara Letkol Inf Nodelismen Hulu mengatakan, TMMD merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan program sangat bergantung pada sinergi seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, Forkopimda, pemerintah desa, hingga masyarakat yang terlibat langsung dalam setiap tahapan pembangunan.

“TMMD adalah program bersama. Keberhasilannya tidak hanya menjadi tanggung jawab TNI, tetapi juga hasil kolaborasi pemerintah daerah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi warga,” ujar Letkol Inf Nodelismen Hulu.

Sementara itu, Wakil Bupati Banjarnegara H. Wakhid Jumali menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Banjarnegara untuk terus mendukung pelaksanaan TMMD sebagai salah satu program strategis dalam mempercepat pembangunan wilayah pedesaan.

Menurutnya, sinergi yang terjalin melalui TMMD diharapkan mampu meningkatkan akses infrastruktur, memperkuat pelayanan publik, sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat agar semakin mandiri.

“Kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat merupakan modal penting dalam mewujudkan pembangunan yang merata hingga ke pelosok desa,” katanya.

Program TMMD Reguler ke-129 di Desa Gumelem Kulon akan berlangsung hingga 13 Agustus 2026 dengan mengerjakan berbagai sasaran fisik, seperti pembangunan rabat beton, talud, gorong-gorong, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), serta pembangunan pos keamanan lingkungan (poskamling).

Selain pembangunan infrastruktur, masyarakat juga akan menerima berbagai program nonfisik berupa penyuluhan kesehatan, pelayanan sosial, edukasi kebangsaan, serta kegiatan pemberdayaan masyarakat yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Kehadiran jajaran Forkopimda dalam penandatanganan naskah kerja sama menjadi bukti bahwa pembangunan desa merupakan tanggung jawab bersama. Melalui semangat kebersamaan tersebut, TMMD diharapkan mampu mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat ketahanan sosial masyarakat, dan meningkatkan kesejahteraan warga secara berkelanjutan.

Dengan dimulainya TMMD Reguler ke-129, Desa Gumelem Kulon diharapkan menjadi contoh keberhasilan kolaborasi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun desa yang maju, mandiri, dan sejahtera sebagai fondasi pembangunan nasional.

Tim: Banjarnegara