Motivasi Anggota, Dansatgas TMMD 129 Bojonegoro: Setiap Tetes Keringat Adalah Bukti Pengabdian

Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, turun langsung ke lapangan untuk memberikan motivasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (22/7/2026).
Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, turun langsung ke lapangan untuk memberikan motivasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (22/7/2026).Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, turun langsung ke lapangan untuk memberikan motivasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (22/7/2026).

BOJONEGORO – Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, turun langsung ke lapangan untuk memberikan motivasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (22/7/2026).

Di tengah teriknya cuaca dan padatnya aktivitas pembangunan, kehadiran Dansatgas menjadi suntikan semangat bagi para prajurit yang tengah mengerjakan berbagai sasaran fisik maupun nonfisik TMMD. Selain meninjau progres pekerjaan, Letkol Inf Dedy juga berdialog langsung dengan personel Satgas saat waktu istirahat siang.

Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa setiap pekerjaan yang dilakukan memiliki nilai pengabdian yang besar bagi masyarakat. Menurutnya, seluruh personel harus menjaga semangat, kualitas pekerjaan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Jangan pernah merasa pekerjaan ini kecil, karena setiap batu yang kita susun adalah fondasi masa depan bagi saudara-saudara kita di sini. Keringat yang menetes di tanah ini bukan sekadar tanda lelah, melainkan bukti nyata pengabdian kepada masyarakat,” tegas Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto.

Ia mengingatkan bahwa TMMD yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa” merupakan wadah nyata sinergi antara TNI dan masyarakat. Oleh karena itu, setiap personel diminta menjaga mutu pekerjaan, menyelesaikan tugas sesuai target waktu, serta memastikan hasil pembangunan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.

Selain aspek teknis, Dansatgas juga menekankan pentingnya sikap humanis dalam berinteraksi dengan masyarakat. Menurutnya, keramahan, kepedulian, dan komunikasi yang baik merupakan bagian dari keberhasilan pelaksanaan TMMD.

“Utamakan faktor keamanan, selalu waspada dan perhatikan keselamatan kerja di setiap medan tugas. Tetaplah mengayomi masyarakat dengan senyum, kepedulian, dan semangat pengabdian,” pesannya kepada seluruh personel.

Motivasi yang diberikan secara langsung di lapangan mendapat respons positif dari anggota Satgas. Salah seorang personel, Prada Achmad, mengaku kehadiran komandan di tengah-tengah prajurit menjadi penyemangat tersendiri dalam menyelesaikan seluruh sasaran TMMD.

“Melihat Komandan ikut berbaur, rasa lelah kami seketika hilang. Kami semakin bersemangat untuk menyelesaikan setiap sasaran tepat waktu dengan hasil terbaik,” ujarnya.

Program TMMD ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro dijadwalkan berlangsung hingga pertengahan Agustus 2026. Berbagai sasaran fisik yang dikerjakan meliputi pembangunan jalan cor beton, rehabilitasi Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH), normalisasi saluran afvoer, rehabilitasi sekolah, pembangunan sumur bor, serta drainase.

Selain itu, TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik seperti penyuluhan, wawasan kebangsaan, pelayanan masyarakat, pemberdayaan ekonomi, hingga edukasi lingkungan. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai fondasi pembangunan desa yang berkelanjutan.