Banjarnegara – Mengawali babak baru bagi rumah milik Ibu Misem di Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara. Di bawah komando Danramil 09/Susukan Kapten Inf Masrukin, anggota Satgas TMMD Reguler ke-129 TA 2026 Kodim 0704/Banjarnegara bersama warga bergotong royong menurunkan atap rumah yang akan direhabilitasi melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Jumat (24/07/2026).
Proses pembongkaran dilakukan dengan penuh kehati-hatian. Kapten Inf Masrukin tampak turut memantau sekaligus memberikan arahan kepada anggota Satgas dan masyarakat agar pekerjaan berjalan aman dan lancar. Satu per satu bagian atap dilepas, menandai dimulainya proses rehabilitasi rumah yang selama bertahun-tahun menjadi tempat berteduh Ibu Misem dan keluarganya.
Bagi Ibu Misem, momen itu menghadirkan rasa haru sekaligus bahagia. Rumah yang sebelumnya mengalami banyak kerusakan dan tidak lagi memberikan rasa aman kini akan dibangun kembali menjadi hunian yang lebih kokoh, sehat, dan layak. Program RTLH dalam TMMD menjadi harapan baru bagi warga yang selama ini mendambakan tempat tinggal yang lebih nyaman untuk menjalani kehidupan sehari-hari.
Kapten Inf Masrukin mengatakan bahwa rehabilitasi RTLH merupakan salah satu sasaran fisik TMMD yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Menurutnya, pembangunan rumah tidak hanya menghadirkan bangunan yang lebih baik, tetapi juga memberikan rasa aman, meningkatkan kesehatan keluarga, dan menumbuhkan optimisme bagi penerima manfaat.
Selama proses pembongkaran, semangat gotong royong begitu terasa. Warga dengan sukarela membantu menurunkan genteng, mengangkat kayu, serta membersihkan material bangunan. Kebersamaan antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama yang membuat setiap tahapan pekerjaan dapat berlangsung dengan cepat dan penuh kekeluargaan.
Melalui tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri Dari Desa,” pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0704/Banjarnegara kembali membuktikan bahwa pembangunan bukan sekadar mendirikan bangunan baru. Di balik setiap atap yang diturunkan dan setiap dinding yang dibangun kembali, tersimpan harapan akan kehidupan yang lebih baik. Dari Desa Gumelem Kulon, kemanunggalan TNI dan rakyat terus diwujudkan melalui aksi nyata, menghadirkan manfaat yang langsung dirasakan oleh masyarakat.(Pendimbna).












