Flamboyannews.com, BANJARNEGARA – Usia senja bukan menjadi penghalang bagi Mbah Sariyem untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan desanya. Semangat gotong royong ditunjukkan warga Dusun Kunir RT 01/RW 09, Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, saat membantu melangsir batu kecil menggunakan karung dalam kegiatan TMMD Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0704/Banjarnegara, Jumat (31/7/2026).
Di tengah pengerjaan pembangunan rabat beton sepanjang 737 meter dengan lebar 2,5 meter dan ketebalan 15 sentimeter, Mbah Sariyem terlihat membawa karung berisi batu kecil menuju lokasi pekerjaan.
Meski langkahnya tidak secepat tenaga muda, semangat dan keikhlasannya menjadi perhatian tersendiri bagi personel Satgas TMMD maupun warga yang berada di lokasi pembangunan.
Setiap kali karung yang dibawanya selesai diturunkan, Mbah Sariyem kembali mengambil muatan berikutnya. Baginya, tenaga yang masih dimiliki adalah kesempatan untuk ikut membantu menghadirkan jalan yang lebih baik bagi masyarakat.
“Saya ingin ikut membantu semampunya. Jalan ini nanti juga akan digunakan oleh kami semua, jadi sudah seharusnya warga ikut bergotong royong,” ungkap Mbah Sariyem.
Kehadirannya menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya. Semangat yang ditunjukkan Mbah Sariyem membuktikan bahwa kepedulian terhadap pembangunan desa tidak mengenal batas usia.
Di lokasi TMMD, aktivitas pembangunan terus berjalan. Mesin molen berputar mengolah adukan beton, angkong bergerak membawa material, sementara anggota Satgas bersama warga bekerja sama meratakan hasil pengecoran agar pembangunan berjalan sesuai target dan tetap menjaga kualitas.
Bagi Mbah Sariyem, jalan yang sedang dibangun melalui program TMMD bukan sekadar infrastruktur, melainkan harapan baru bagi masyarakat. Jalan yang lebih baik akan memudahkan aktivitas warga, memperlancar pengangkutan hasil pertanian, serta membantu anak-anak menuju sekolah dengan lebih nyaman.
Melalui tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa,” TMMD Reguler ke-129 Kodim 0704/Banjarnegara tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.
Semangat Mbah Sariyem mengangkat karung berisi batu kecil menjadi bukti bahwa pembangunan desa merupakan tanggung jawab bersama yang lahir dari kerja ikhlas, kebersamaan, dan gotong royong seluruh masyarakat. (Pendim 0704/Banjarnegara).
Editor: Gina Rivaldo