Flamboyannews.com, Bojonegoro – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro terus menghadirkan kegiatan nonfisik yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro, Satgas TMMD menggelar sosialisasi keamanan pangan bagi pelaku usaha kuliner di Balai Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (5/8/2026).
Kegiatan tersebut diikuti puluhan pelaku UMKM kuliner, pedagang makanan, hingga pengolah makanan rumahan. Para peserta mendapatkan pembekalan mengenai pentingnya menghasilkan pangan yang aman, higienis, dan memenuhi standar kesehatan demi melindungi konsumen sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal.
Mewakili Seksi Kesehatan Lingkungan Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, Hariono, S.T., mengatakan edukasi keamanan pangan menjadi langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengolah makanan secara sehat.
“Kami berharap seluruh pelaku usaha makanan di Desa Kesongo dapat menghasilkan produk yang aman, sehat, dan bebas dari bahan tambahan pangan berbahaya seperti boraks, formalin, maupun pewarna yang tidak diperuntukkan bagi makanan,” ujar Hariono.
Ia menjelaskan bahwa penggunaan bahan berbahaya memang tidak selalu menimbulkan dampak secara langsung, namun dapat membahayakan kesehatan apabila dikonsumsi dalam jangka panjang. Karena itu, pelaku usaha juga diimbau memperhatikan masa simpan produk, kebersihan peralatan, serta sanitasi selama proses produksi.
Dalam kesempatan yang sama, narasumber Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, Eni Purwaningsih, menyampaikan pentingnya penerapan higiene dan sanitasi pangan sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas produk.
Menurutnya, pelaku usaha harus memahami berbagai potensi cemaran pangan, mulai dari cemaran fisik seperti debu dan rambut, cemaran biologis akibat bakteri maupun mikroorganisme, hingga cemaran kimia yang berasal dari penggunaan bahan tambahan pangan yang tidak sesuai ketentuan.
“Keamanan pangan menjadi salah satu faktor utama dalam membangun kepercayaan konsumen. Jika produk diolah secara bersih dan aman, peluang UMKM untuk berkembang dan bersaing di pasar akan semakin besar,” jelas Eni.
Pemerintah Desa Kesongo turut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Sekretaris Desa Kesongo, Sumari, mewakili Kepala Desa Kusnadi, berharap ilmu yang diperoleh peserta dapat diterapkan dalam kegiatan usaha sehari-hari sehingga kualitas produk pangan lokal terus meningkat.
Komandan SST-1 Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro, Letda Inf Ady Yuniarto, menegaskan bahwa pembangunan desa melalui TMMD tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Selain membangun infrastruktur desa, TMMD juga berkomitmen meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui berbagai kegiatan edukasi, termasuk keamanan pangan, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara berkelanjutan,” ungkapnya.
Melalui kolaborasi antara TNI, Dinas Kesehatan, Pemerintah Desa, dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran pelaku UMKM dalam menghasilkan produk pangan yang aman, sehat, dan berkualitas, sekaligus mendukung tumbuhnya ekonomi desa yang lebih maju.
Reporter: Deni Aripandi
Editor: Gina Rivaldo