TENGARAN – Suasana pagi di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Jumat (07/08/2026), terasa berbeda dan penuh kehangatan. Sebelum memulai aktivitas fisik dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129, momen keakraban tampak terjalin alami antara personil TNI dan warga setempat.
Sejak fajar menyingsing, kebersamaan sudah terlihat di halaman rumah-rumah warga tempat para prajurit menginap. Canda tawa pecah saat mereka menikmati secangkir kopi hangat dan hidangan sederhana hasil olahan warga desa. Suasana yang jauh dari kesan kaku ini memperlihatkan sisi humanis prajurit di tengah-tengah masyarakat.
Kemanunggalan TNI dan rakyat tidak hanya terbangun di lokasi pengerjaan fisik seperti semenisasi jalan atau rehabilitasi rumah, melainkan terbentuk dari interaksi sederhana setiap harinya. Mulai dari menyapu pekarangan bersama, membantu menyiapkan sarapan, hingga berbincang santai mengenai kehidupan sehari-hari.
Salah seorang warga Desa Cukil, Pak Supardi (52), mengaku kehadiran para prajurit TNI di desanya membawa suasana baru yang sangat positif. Menurutnya, keramahan yang ditunjukkan membuat masyarakat merasa nyaman dan menganggap mereka seperti keluarga sendiri.
“Setiap pagi kami selalu kumpul dan ngopi bareng sebelum berangkat kerja. Mereka sangat ramah dan tidak sungkan membantu pekerjaan rumah tangga yang ringan. Sudah seperti anak atau saudara sendiri di rumah,” ujar Supardi.
Interaksi yang humanis ini menjadi bukti nyata bahwa doktrin TNI berasal dari rakyat dan untuk rakyat benar-benar teruji di lapangan. Kebersamaan di pagi hari menjadi modal semangat dan fondasi kuat bagi ketahanan serta kemanunggalan TNI-Rakyat di Desa Cukil.