Flamboyannews.com, BOJONEGORO — Penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, tidak hanya menandai berakhirnya rangkaian pembangunan selama 30 hari.
Momentum penutupan pada Kamis (13/8/2026) juga diisi dengan kegiatan sosial berupa penyaluran bantuan sembako kepada masyarakat. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga sekaligus menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat di wilayah sasaran TMMD.
Kegiatan sosial tersebut merupakan hasil kolaborasi antara TNI, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, dunia usaha, dan masyarakat. Sinergi lintas sektor itu menunjukkan bahwa pelaksanaan TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperhatikan kebutuhan sosial warga.
Dandim 0813/Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto mengatakan bantuan sembako diharapkan dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Bantuan pangan ini diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga, sekaligus mempererat hubungan kemanunggalan antara masyarakat dengan seluruh unsur yang terlibat dalam program TMMD,” ujar Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto.
Keterlibatan dunia usaha dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian penting dari rangkaian kepedulian sosial. Dukungan sektor swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR dinilai dapat memperluas manfaat pembangunan bagi masyarakat.
Selama pelaksanaan TMMD ke-129, warga Desa Kesongo tidak hanya menerima hasil pembangunan fisik. Berbagai kegiatan sosial dan pelayanan publik juga turut dihadirkan untuk memberikan manfaat secara langsung.
Sejumlah kegiatan tersebut antara lain layanan pemeriksaan dan pengobatan kesehatan gratis, pasar murah dengan kebutuhan pokok berharga terjangkau, bantuan pangan, pelayanan administrasi kependudukan, serta edukasi mengenai kesehatan dan pola hidup bersih.
Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari pendekatan TMMD yang tidak hanya mengutamakan pembangunan sarana dan prasarana, tetapi juga memperkuat pelayanan serta pemberdayaan masyarakat.
Penyaluran sembako pada momentum penutupan pun menjadi salah satu bentuk nyata perhatian terhadap kebutuhan dasar warga. Bagi masyarakat, bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat di tengah kebutuhan rumah tangga yang terus berjalan.
Berakhirnya TMMD ke-129 di Desa Kesongo diharapkan tidak menghentikan semangat gotong royong yang telah tumbuh selama program berlangsung.
Kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, sektor swasta, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan terus terjaga sehingga berbagai hasil pembangunan dapat dirawat dan dimanfaatkan secara optimal.
Dengan berakhirnya program, masyarakat Desa Kesongo kini memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga hasil pembangunan sekaligus melanjutkan semangat kebersamaan yang telah terbangun selama pelaksanaan TMMD.
Reporter: Deni Ari Pandi
Editor: Gina Rivaldo