Flamboyannews.com, BANJARNEGARA — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Banjarnegara resmi berakhir. Upacara penutupan digelar di Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, Kamis (13/8/2026).
Penutupan tersebut menandai berakhirnya rangkaian pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang berlangsung selama satu bulan melalui kolaborasi TNI, Polri, pemerintah daerah, pemerintah desa, serta masyarakat.
Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Sidik Wiyono, S.H., M.Han., bertindak sebagai Inspektur Upacara. Dalam kesempatan tersebut, ia membacakan amanat Pangdam IV/Diponegoro yang berisi apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan TMMD ke-129.
“Terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada Bupati dan Wali Kota, personel TNI-Polri, dan segenap masyarakat atas sinergi, kerja keras dan kebersamaan yang terjalin erat selama satu bulan penuh sehingga seluruh rangkaian kegiatan TMMD ini dapat diselesaikan dengan sukses,” demikian amanat Pangdam IV/Diponegoro.
Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, program tersebut menegaskan pentingnya pembangunan dari tingkat paling bawah sebagai bagian dari upaya memperkuat kesejahteraan masyarakat dan pembangunan nasional.
Desa memiliki berbagai potensi, mulai dari sumber daya manusia, sektor pertanian, ekonomi lokal, hingga kehidupan sosial dan budaya. Karena itu, pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat di wilayah pedesaan dinilai memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas kehidupan warga.
TMMD merupakan program lintas sektor yang mempertemukan TNI, Polri, pemerintah daerah, kementerian dan lembaga, serta masyarakat. Kegiatannya diarahkan untuk mempercepat pembangunan sekaligus memperkuat ketahanan wilayah dan kesejahteraan masyarakat.
Sasaran program umumnya menyasar wilayah yang membutuhkan percepatan pembangunan, termasuk kawasan pedesaan, daerah tertinggal, wilayah terpencil, kawasan miskin, hingga daerah yang memiliki keterbatasan akses terhadap infrastruktur dasar.
Pada TMMD Reguler ke-129, Kodam IV/Diponegoro melaksanakan program di empat wilayah, yakni Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Sukoharjo, dan Kabupaten Semarang.
Secara bersamaan, Kodim jajaran Kodam IV/Diponegoro juga melaksanakan TMMD Sengkuyung Tahap III di wilayah masing-masing.
Dalam amanatnya, Pangdam IV/Diponegoro memberikan apresiasi atas penyelesaian berbagai sasaran fisik yang manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat.
Pembangunan tersebut meliputi peningkatan kualitas jalan dan jembatan, pembangunan Pos Kamling, rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), penyediaan air bersih melalui sumur bor, serta pembangunan fasilitas sanitasi.
Di Kabupaten Banjarnegara, Desa Gumelem Kulon menjadi salah satu lokasi utama pelaksanaan TMMD. Salah satu sasaran fisik yang menonjol adalah pembangunan rabat beton sepanjang 737 meter.
Jalan tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga sekaligus membuka akses yang lebih baik menuju sejumlah wilayah di sekitar Desa Gumelem Kulon.
Keberadaan akses jalan yang lebih baik juga diharapkan memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk mendukung mobilitas hasil pertanian dan kegiatan warga sehari-hari.
Selain sasaran fisik, pelaksanaan TMMD juga diisi dengan berbagai kegiatan nonfisik yang menyentuh aspek kesehatan, wawasan kebangsaan, pemberdayaan masyarakat, hingga peningkatan kesadaran warga terhadap lingkungan dan keamanan.
Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa TMMD tidak sekadar membangun fasilitas, tetapi juga berupaya memperkuat kapasitas masyarakat agar mampu melanjutkan pembangunan secara mandiri.
Dengan berakhirnya TMMD ke-129, hasil pembangunan yang telah dikerjakan bersama kini menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat untuk dijaga dan dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Bagi warga Gumelem Kulon, selesainya program TMMD bukan akhir dari semangat kebersamaan. Gotong royong yang terbangun selama satu bulan diharapkan tetap menjadi kekuatan dalam melanjutkan pembangunan desa.
Reporter: Pendim Banjarnegara
Editor: Gina Rivaldo