oleh

TMMD Sengkuyung Tahap IV 2026 Digelar Serentak di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga, Perkuat Pembangunan dari Desa

SEMARANG – Komitmen TNI bersama pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan wilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat kembali diwujudkan melalui pembukaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan di wilayah Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga.

Dandim 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho, S.I.P., M.M., mengikuti upacara pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap IV TA 2026 untuk wilayah Kabupaten Semarang yang berlangsung di Lapangan Desa Duren, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang. Upacara tersebut dipimpin Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha, S.H., M.H., selaku Inspektur Upacara.Selasa (13/10)

Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, program TMMD menjadi wujud nyata sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah pedesaan.

Pelaksanaan TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong, kebersamaan, serta kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui kolaborasi tersebut, pembangunan diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup warga.

Sementara itu, di wilayah Kota Salatiga, upacara pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap IV TA 2026 dilaksanakan di halaman Kantor Kecamatan Sidomukti. Kegiatan tersebut dihadiri Kasdim 0714/Salatiga Mayor Cpl Purwanto, dengan Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Pelaksanaan pembukaan TMMD di kedua wilayah tersebut mencerminkan kesinambungan kerja sama antara TNI dan pemerintah daerah dalam menjadikan pembangunan wilayah sebagai tanggung jawab bersama. Kehadiran unsur TNI dan pemerintah daerah sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menjawab kebutuhan masyarakat, terutama di tingkat desa dan kelurahan.

Melalui TMMD Sengkuyung Tahap IV TA 2026, semangat “Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa” diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan program semata, tetapi tumbuh menjadi gerakan bersama yang memperkuat gotong royong, mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta mendorong terwujudnya pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

Dengan semangat kebersamaan, TMMD menjadi salah satu wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat, memastikan bahwa pembangunan berawal dari wilayah terkecil dan manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh rakyat.