Flamboyannews.com, BANJARNEGARA – Mentari pagi mulai menyinari Dusun Kunir RT 01/RW 09, Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara, saat puluhan personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 membentuk barisan rapi mengikuti apel pagi, Kamis (16/7/2026).
Apel yang dipimpin Danramil 09/Susukan, Lettu Inf Masrukin, menjadi tanda dimulainya seluruh aktivitas pembangunan di lokasi TMMD. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat disiplin, koordinasi, dan semangat pengabdian personel sebelum melaksanakan pekerjaan di lapangan.
Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0704/Banjarnegara terus mengedepankan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.
Dalam arahannya, Lettu Inf Masrukin mengingatkan seluruh personel Satgas agar selalu mengutamakan keselamatan kerja, menjaga kesehatan, serta menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat.
“Setiap pekerjaan harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab. Jaga kekompakan, utamakan faktor keamanan, dan tetap semangat memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.
Menurutnya, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari selesainya sasaran fisik, tetapi juga dari semakin eratnya kemanunggalan TNI dengan rakyat yang terbangun selama pelaksanaan program.
Usai apel, seluruh personel langsung menuju sektor pekerjaan masing-masing. Mereka melaksanakan berbagai sasaran fisik, mulai dari pengecoran rabat beton, pembangunan talud, rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan pos kamling, hingga pekerjaan plat beton.
Di lokasi pembangunan, aktivitas langsung berjalan. Mesin molen mulai beroperasi mencampur adukan beton, personel Satgas mengangkut material menggunakan angkong, sementara warga Desa Gumelem Kulon bergotong royong membantu proses pekerjaan.
Lettu Inf Masrukin menilai apel pagi memiliki peran penting dalam menjaga koordinasi di lapangan. Melalui kegiatan tersebut, setiap personel memahami pembagian tugas, target pekerjaan harian, serta langkah-langkah yang harus dilakukan agar seluruh sasaran dapat diselesaikan sesuai jadwal.
Ia juga mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat yang setiap hari terlibat langsung membantu pelaksanaan TMMD.
“Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Mereka hadir setiap hari untuk membantu pekerjaan. Ini menunjukkan semangat kebersamaan masih sangat kuat dan menjadi modal utama dalam membangun desa,” ujarnya.
Program TMMD Reguler ke-129 di Desa Gumelem Kulon meliputi pembangunan rabat beton sebagai akses utama warga, pembangunan talud, rehabilitasi RTLH, pembangunan pos kamling, serta sejumlah sasaran fisik lainnya yang diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas dan kesejahteraan masyarakat.
Bagi Satgas TMMD, apel pagi bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah awal untuk menyatukan tekad, memperkuat disiplin, dan membangun semangat kebersamaan sebelum mengabdi di tengah masyarakat.
Melalui kepemimpinan Danramil 09/Susukan Lettu Inf Masrukin, nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan gotong royong terus ditanamkan kepada seluruh personel Satgas. Dari Desa Gumelem Kulon, TMMD Reguler ke-129 kembali membuktikan bahwa membangun negeri dimulai dari semangat persatuan, kerja sama, dan pengabdian yang tumbuh sejak awal hari.












