Desa Mukomuko Tradisi, Warga Gelar Kirab Budaya Bentuk Syukur Hasil Bumi dan Hari Jadi Ke-36

Momen Kegiatan kirab budaya tradisi sedeka bumi sebagai wujud sukur atas hasil bumi di Kecamtan Teras Terunjam, Mukomuko, Minggu.(26/02/2023).(Poto:Deni/Flamboyannews.com)
Momen Kegiatan kirab budaya tradisi sedeka bumi sebagai wujud sukur atas hasil bumi di Kecamtan Teras Terunjam, Mukomuko, Minggu.(26/02/2023).(Poto:Deni/Flamboyannews.com)

Flamboyannews.com, Mukomuko – Pemerintah Desa Setia Budi, Kecamatan Teras Terunjam, Kabupaten Mukomuko dalam rangka memperingati hari jadi ke-36 menggelar kirab budaya berupa tradisi Sedekah Bumi sebagai wujud syukur atas hasil bumi sekaligus untuk melestarikan tradisi tersebut.

Baca Juga : Rayakan Hari Jadi Ke-20, Ribuan Masyarakat Padati Lapangan Pemda Mukomuko

“Kegiatan yang dilaksanakan ini dalam rangka memperingati hari jadi ke-36 Desa Setia Budi dari sebelumnya sebagai eks transmigrasi,” kata Kepala Desa Setia Budi, Kecamatan Teras Terunjam Jumadi di Mukomuko, Minggu, (26/02/2023).

Baca Juga : Waliko Bengkulu Hadiri Pengukuhan RT/RW Kecamatan Se-Kota Bengkulu Masa Bahkti 2023-2028

Ia mengatakan, kegiatan ini terselenggara murni keinginan masyarakat dan pendanaan juga murni mandiri dari masyarakat di wilayah ini.

“Kegiatan ini murni hasil karya masyarakat yang tersebar di desa ini dan masyarakat melaksanakan kegiatan ini secara swadaya,” ujarnya.

Ia mengatakan, sejak desa ini terbentuk dan sampai sekarang, desanya sudah empat kali menggelar kirab budaya dan diharapkan kedepan tradisi ini tetap dilaksanakan.

Baca Juga : Pemerintah Desa Cugung Lalang, Adakan Musyawarah Kegiatan Pembanguan Tahun Anggaran 2023

Ia menyebutkan, desa yang berada dekat dengan PT Agro Muko perusahaan perkebunan kelapa sawit di daerah ini memiliki sebanyak 11 rukun tetangga (RT) dan dua dusun di wilayah ini dan masing-masing RT menyumbangkan hasil bumi untuk memeriahkan acara pagi hari ini.

Kemudian, tambahnya, hasil tanaman bumi berupa sayuran dan buah-buahan dibawa keliling desa lalu dijadikan satu di lapangan kemudian doa bersama, pemotongan tumpeng sebagai wujud rasa syukur kepada tuhan atas nikmat dan rezeki yang telah diberikan.

Sementara itu, ia menyebutkan, bahwa Desa Setia Budi terdiri dari sebanyak 470 kepala keluarga dan 1.400 jiwa. (DN)