BANJARNEGARA – Deru mesin molen terdengar tanpa henti di lokasi pembangunan rabat beton program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0704/Banjarnegara di Dusun Kunir RT 01 RW 09, Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, Rabu (22/7/2026). Di balik proses tersebut, dua prajurit Yonif 405/Suryakusuma, Pratu Dikki dan Pratu Vigo, menjadi bagian penting yang memastikan pasokan adukan beton tetap tersedia agar pekerjaan berjalan tanpa hambatan.
Sejak pagi, keduanya telah bersiaga di samping mesin molen untuk mengatur proses pencampuran semen, pasir, batu split, dan air. Ketelitian dalam menentukan komposisi material menjadi perhatian utama demi menghasilkan adukan beton yang memenuhi standar kualitas konstruksi.
Bagi Pratu Dikki dan Pratu Vigo, mesin molen bukan sekadar peralatan kerja, melainkan elemen vital yang menjaga kelancaran pembangunan rabat beton sepanjang 737 meter dengan lebar 2,5 meter dan ketebalan 15 sentimeter. Selama proses pengadukan berlangsung lancar, pekerjaan pengecoran di lapangan dapat terus dilakukan sesuai target.
Meski harus bekerja di bawah terik matahari dan bergelut dengan debu material, semangat keduanya tidak surut. Mereka terus memastikan setiap adukan beton siap digunakan untuk mendukung percepatan pembangunan jalan yang nantinya akan dimanfaatkan masyarakat.
Di lokasi yang sama, warga Desa Gumelem Kulon turut ambil bagian dalam pekerjaan. Sebagian mengangkut material, sementara yang lain membantu meratakan beton yang telah dituang. Kebersamaan antara prajurit TNI dan masyarakat menciptakan suasana kerja yang penuh semangat, diselingi canda dan komunikasi akrab yang mempererat hubungan selama pelaksanaan TMMD.
Sinergi tersebut menjadi cerminan nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Seluruh pihak bekerja dengan tujuan yang sama, yakni menghadirkan infrastruktur yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.
Pembangunan rabat beton ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, memudahkan distribusi hasil pertanian, serta membuka akses yang lebih baik bagi kegiatan ekonomi masyarakat Desa Gumelem Kulon. Infrastruktur yang lebih memadai juga akan memberikan manfaat jangka panjang bagi aktivitas sosial maupun pelayanan publik di desa.
Dedikasi yang ditunjukkan Pratu Dikki dan Pratu Vigo menggambarkan bahwa keberhasilan program TMMD tidak hanya ditentukan oleh alat dan material, tetapi juga oleh kerja keras, disiplin, serta semangat pengabdian yang ditunjukkan setiap personel di lapangan. Melalui TMMD Reguler ke-129 yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa,” kolaborasi antara TNI dan masyarakat terus menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi kesejahteraan warga.












