BANJARNEGARA – Kalimat sederhana dari seorang warga menggambarkan betapa besar perubahan yang dirasakan masyarakat Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan. Bagi Kang Har, pembangunan jalan dan jembatan melalui TMMD bukan sekadar proyek fisik, tetapi perubahan yang menyentuh langsung keselamatan warga.
Sabtu (08/08/2026), Kang Har terlihat menyelesaikan pekerjaan pengacian pada bagian pembatas rabat beton di Dusun Kunir RT 01/09. Dengan teliti, ia meratakan adukan semen agar bagian tersebut terlihat rapi sekaligus memiliki konstruksi yang kuat.
Di belakangnya, ruas rabat beton yang sedang dibangun membentang sepanjang 737 meter, dengan lebar 2,5 meter dan ketebalan 0,15 meter.
Bagi orang lain, pekerjaan pengacian mungkin terlihat sederhana. Namun bagi Kang Har, setiap bagian yang diselesaikan memiliki arti. Ia ingin jalan yang dibangun melalui TMMD benar-benar memberikan rasa aman bagi warga yang nantinya melintas.
Sesekali ia menatap ruas jalan yang mulai berubah dari kondisi sebelumnya. Ia masih mengingat bagaimana warga harus berhati-hati ketika melewati jalur tersebut, terutama ketika permukaan jalan licin dan kondisi akses belum memadai.
“Dulu jalannya sempit, licin, dan berbahaya. Sekarang gara-gara Pak TNI membangun jembatan dan rabat beton, insyaallah ke depan tidak ada lagi warga yang naik motor sampai masuk jurang,” ujar Kang Har.
Ucapan tersebut menjadi gambaran sederhana tentang harapan warga setelah pembangunan infrastruktur mulai terlihat hasilnya.
Bagi petani, jalan yang lebih baik berarti akses menuju lahan menjadi lebih mudah. Bagi pelajar, perjalanan menuju sekolah diharapkan semakin aman. Sementara bagi pedagang dan masyarakat lainnya, akses tersebut dapat membantu memperlancar aktivitas sehari-hari.
Yang menarik, warga tidak hanya menunggu pembangunan selesai. Mereka ikut turun tangan. Mulai dari membantu mengangkut material, mendukung proses pengecoran, hingga mengerjakan bagian-bagian akhir seperti pengacian pembatas jalan.
Panitia Pelaksana (Panlak) TMMD, Wondo, sebelumnya menyampaikan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan pembangunan di Gumelem Kulon. Semangat tersebut membuat hubungan antara Satgas dan warga semakin erat.
Pembangunan rabat beton sepanjang 737 meter menjadi salah satu sasaran fisik TMMD Reguler ke-129 Kodim 0704/Banjarnegara. Infrastruktur tersebut diharapkan tidak hanya memperbaiki akses transportasi, tetapi juga mendukung kegiatan pertanian, pendidikan dan perekonomian masyarakat.
TMMD Reguler ke-129 mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri Dari Desa.” Di Gumelem Kulon, semangat tersebut terlihat dari pertemuan antara kerja keras prajurit dan gotong royong warga.
Bagi Kang Har, perubahan itu kini sudah mulai terlihat. Jalan yang dahulu membuat warga waswas perlahan berubah menjadi akses yang membawa rasa aman.
Dan di balik sapuan semen yang ia kerjakan, tersimpan satu harapan sederhana: semoga tak ada lagi warga yang harus mempertaruhkan keselamatan hanya karena kondisi jalan.
(Pendimbna)
Reporter: Deni Aripandi
Editor: Gina Rivaldo