oleh

Hendri Praja Buka Gebyar Semarak Merah Putih 2026, 32 Agenda Disiapkan untuk Dongkrak UMKM Rejang Lebong

Flamboyannews.com, Rejang Lebong – Ribuan masyarakat memadati Lapangan Dwi Tunggal, Kabupaten Rejang Lebong, Minggu (1/11/2026) malam, dalam pembukaan Gebyar Semarak Merah Putih 2026. Kegiatan yang berlangsung selama 10 hari hingga 10 November 2026 tersebut menjadi salah satu momentum Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Pembukaan kegiatan dilakukan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Rejang Lebong, Hendri Praja, bersama Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Bengkulu, R.A. Denni, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Ditandai dengan tabuhan alat musik tradisional Dol, pembukaan berlangsung meriah. Bahkan, hujan yang sempat mengguyur lokasi tidak menyurutkan antusiasme masyarakat untuk menyaksikan rangkaian acara.

Dalam penyelenggaraan tahun ini, Gebyar Semarak Merah Putih menghadirkan 32 konten kegiatan yang mencakup bidang seni, budaya, pendidikan, olahraga, pelayanan sosial, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Plt. Bupati Rejang Lebong, Hendri Praja, berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha lokal, khususnya UMKM dan sektor ekonomi kreatif.

Ia mengajak seluruh pelaku UMKM memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperkenalkan produk unggulan Rejang Lebong sekaligus memperluas jangkauan pemasaran.

“Seluruh pelaku UMKM dapat memanfaatkan momentum ini dengan sebaik-baiknya. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk unggulan Rejang Lebong sekaligus memperluas pasar,” ujar Hendri.

Menurutnya, kegiatan berskala daerah seperti ini memiliki peluang untuk mempertemukan produk lokal dengan pasar yang lebih luas. Kehadiran masyarakat dalam jumlah besar juga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap aktivitas perdagangan dan perputaran ekonomi di sekitar lokasi kegiatan.

Berbagai agenda telah disiapkan untuk memberikan ruang bagi masyarakat dalam menampilkan kreativitas dan potensi daerah. Mulai dari lomba mewarnai tingkat PAUD dan TK, lomba qasidah, baris-berbaris kreasi tingkat SMP dan SMA, pentas etnik budaya lintas daerah, pertunjukan kuda kepang, festival band dan aransemen lagu daerah, hingga Karnaval Merah Putih.

Selain itu, terdapat pawai sound etnik, peragaan busana etnik budaya, fun walk, fun run 5K, turnamen sepak bola KORPRI tingkat Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), festival drumband, serta riding dan pameran motor klasik.

Tidak hanya berorientasi pada hiburan, pemerintah dan panitia juga menghadirkan sejumlah kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat. Di antaranya pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, bazar pasar murah, pelatihan UMKM digital, pentas inklusif bagi penyandang disabilitas, serta workshop kopi dan barista.

Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Bengkulu, R.A. Denni, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu strategi untuk memperkuat sektor pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Menurut Denni, event daerah perlu terus dikembangkan karena dapat menjadi sarana promosi budaya, pariwisata, serta produk unggulan UMKM.

Ia juga menyampaikan komitmen Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu melalui Program Bantu Rakyat, khususnya dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah melalui pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan serta jembatan.

Khusus di Kabupaten Rejang Lebong, kondisi jalan provinsi saat ini disebut telah mencapai 96,57 persen dalam kategori mantap.

Puncak Gebyar Semarak Merah Putih 2026 dijadwalkan berlangsung pada malam penutupan, 10 November mendatang, dengan menghadirkan Ruri Republik bersama sejumlah artis ibu kota lainnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong diharapkan mampu menjadikan momentum perayaan tersebut sebagai sarana memperkuat promosi potensi daerah, meningkatkan daya saing UMKM, melestarikan budaya lokal, serta membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Dengan demikian, keberhasilan Gebyar Semarak Merah Putih tidak hanya terlihat dari kemeriahan panggung dan banyaknya pengunjung, tetapi juga dari manfaat yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat dan pelaku usaha lokal.

Reporter : Putri
Editor : Gina Rivaldo