BOJONEGORO, Flamboyannews.com – Wajah Dusun Mundu, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, kini perlahan berubah. Jalan yang sebelumnya berlubang, licin, dan menyulitkan warga saat melintas, kini berganti dengan hamparan jalan cor beton yang lebih kokoh dan nyaman.
Minggu (09/08/2026), perubahan tersebut terlihat di salah satu sasaran fisik utama program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 TA 2026 Kodim 0813 Bojonegoro.
Jalan sepanjang 490 meter dengan lebar 3 meter tersebut menjadi akses penting bagi masyarakat, terutama para petani yang setiap hari mengandalkan jalur tersebut untuk menuju lahan pertanian maupun mengangkut hasil panen.
Bagi warga, manfaat pembangunan itu bukan sekadar angka panjang dan lebar jalan. Dampaknya mulai dirasakan langsung dalam aktivitas sehari-hari.
Poernomo, warga RT 020 RW 008 Dusun Mundu, mengaku bersyukur dengan kondisi jalan yang kini jauh lebih baik.
“Senang sekali, karena sekarang lebih lancar untuk mengangkut hasil pertanian, terutama tembakau. Aktivitas pertanian lainnya juga jadi jauh lebih mudah dan cepat,” ujar Poernomo.
Menurutnya, akses jalan yang lebih baik sangat membantu ketika musim panen tiba. Kendaraan dapat melintas dengan lebih nyaman sehingga proses membawa hasil pertanian dari lahan menuju tempat pengumpulan atau pemasaran menjadi lebih mudah.
Hal senada disampaikan Kepala Dusun Mundu, Hariyono. Ia menilai pembangunan jalan melalui TMMD ke-129 memberikan dampak positif bagi aktivitas masyarakat.
“Dengan adanya pembangunan jalan ini, masyarakat tentu sangat terbantu. Mobilitas warga menjadi lebih lancar, mulai dari aktivitas harian hingga pengangkutan hasil-hasil panen pertanian,” tutur Hariyono.
Bagi masyarakat Dusun Mundu, jalan sepanjang 490 meter tersebut bukan sekadar konstruksi beton. Jalan itu menjadi akses yang menghubungkan warga dengan lahan pertanian, aktivitas ekonomi, pendidikan, serta berbagai kebutuhan sehari-hari.
Sebelumnya, kondisi jalan yang kurang baik menjadi salah satu kendala bagi masyarakat. Saat hujan, permukaan yang licin dan berlubang membuat perjalanan menjadi lebih sulit, terutama ketika kendaraan membawa hasil pertanian.
Kini, kehadiran jalan cor memberikan harapan baru. Para petani memiliki akses yang lebih baik untuk membawa hasil bumi, sementara mobilitas masyarakat secara umum menjadi lebih lancar.
Pembangunan jalan tersebut juga memperlihatkan bagaimana sasaran fisik TMMD dapat memberikan manfaat yang langsung dirasakan masyarakat. Infrastruktur yang dibangun bukan hanya memperindah wilayah desa, tetapi diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi masyarakat dalam jangka panjang.
Di Dusun Mundu, setiap meter jalan yang terbangun memiliki cerita tersendiri. Ada keringat anggota Satgas, tenaga warga, serta harapan para petani yang selama ini menantikan akses lebih baik.
Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri Dari Desa”, TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro kembali menunjukkan bahwa pembangunan jalan dapat menjadi jalan menuju perubahan kehidupan masyarakat.
Bagi petani Dusun Mundu, jalan baru bukan hanya tempat kendaraan melintas. Di atas jalan itulah hasil panen diangkut, aktivitas ekonomi bergerak, dan harapan kesejahteraan perlahan menemukan jalannya.
Reporter: Deni Aripandi
Editor: Gina Rivaldo