oleh

Jalan yang Dulu Dikeluhkan Kini Dicor, Pak Waryo: Harapan Warga Gumelem Kulon Akhirnya Terwujud

BANJARNEGARA – Bertahun-tahun warga Dusun Kunir harus berhadapan dengan kondisi jalan yang kurang nyaman dilalui. Ketika hujan turun, jalur tersebut menjadi lebih licin dan menyulitkan aktivitas masyarakat.

Kini, pemandangan itu perlahan berubah.

Di tengah pembangunan TMMD Reguler ke-129 TA 2026 Kodim 0704/Banjarnegara, rabat beton mulai membentang di Dusun Kunir RT 01/09, Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan. Sabtu (08/08/2026), proses pengecoran masih terus berlangsung dengan melibatkan anggota Satgas dan masyarakat.

Pj Kepala Dusun Kunir, Pak Waryo, menjadi salah satu warga yang menyaksikan langsung perubahan tersebut. Hampir setiap hari ia memantau perkembangan pekerjaan sekaligus melihat antusiasme masyarakat membantu Satgas TMMD.

Bagi Waryo, kehadiran TMMD memiliki arti lebih dari sekadar pembangunan fisik. Jalan yang sedang dikerjakan merupakan akses yang selama ini dinantikan masyarakat.

“Dulu jalan ini sering dikeluhkan warga, terutama ketika hujan. Sekarang melalui TMMD, jalan yang selama ini menjadi harapan masyarakat mulai terwujud. Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada TNI,” ujar Waryo.

Menurutnya, jalan yang lebih baik akan memberikan dampak langsung bagi berbagai aktivitas warga. Petani akan lebih mudah menuju lahan, hasil pertanian dapat dibawa keluar desa dengan lebih nyaman, sementara anak-anak juga memiliki akses perjalanan yang lebih baik menuju sekolah.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan masyarakat selama pelaksanaan TMMD. Warga tidak hanya menyaksikan pembangunan dari pinggir jalan, tetapi ikut turun langsung membantu pekerjaan.

Ada yang membawa semen, menyiapkan papan bekisting, mengangkut adukan beton hingga membantu menyediakan kebutuhan konsumsi bagi anggota Satgas.

“Warga sangat antusias. Mereka merasa pembangunan ini milik bersama karena nantinya yang menggunakan juga masyarakat sendiri,” tambah Waryo.

Sementara itu, anggota Satgas TMMD terus melanjutkan pengecoran secara bertahap. Mesin molen bekerja, material dipindahkan, dan adukan beton diratakan di sepanjang titik yang telah disiapkan.

Rabat beton yang dibangun memiliki panjang 737 meter, lebar 2,5 meter, dan ketebalan 0,15 meter. Infrastruktur tersebut menjadi salah satu sasaran fisik utama TMMD Reguler ke-129 Kodim 0704/Banjarnegara.

Bagi warga Gumelem Kulon, pembangunan jalan ini bukan hanya soal beton yang menggantikan tanah. Infrastruktur tersebut diharapkan membuka akses yang lebih mudah menuju pertanian, pendidikan, pelayanan kesehatan, sekaligus membantu pergerakan ekonomi masyarakat.

TMMD Reguler ke-129 mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri Dari Desa.” Di Gumelem Kulon, tema itu terlihat melalui pertemuan antara kerja keras prajurit dan gotong royong masyarakat.

Dan bagi Pak Waryo, setiap meter beton yang selesai dicor membawa pesan sederhana: harapan yang selama ini dinanti warga kini perlahan berubah menjadi kenyataan.

(Pendimbna)

Reporter: Deni Aripandi
Editor: Gina Rivaldo