Jelang 17 April Mendatang, Kapolda Bengkulu Pastikan Pemilu Aman
Disampaikan Kapolda, pada 15 April mendatang seluruh personel tersebut akan ditampilkan untuk selanjutnya langsung bergerak menuju ke tempat pemungutan suara (TPS) masing-masing. “Kita geser personil kita ke Polres dan Polsek jajaran sebanyak 800 orang personil. Rencana kita geser pada 15 April, setelah apel pagi nantinya akan ditampilkan kemudian bergerak ke wilayah masing-masing,” kata Kapolda Bengkulu, kemarin (11/4).
Selain anggota, Kapolda Bengkulu mengungkapkan, ada juga perwira yang akan menjadi Pamatwil di wilayah masing masing untuk melakukan pengawasan dan juga monitoring atas pengamanan tersebut. “Ada juga pejabat pejabat utama kita sebagai Pamatwil misalnya di Bengkulu Selatan siapa, daerah Kaur siapa, Rejang Lebong siapa, dan di Kabupaten lainnya,” terangnya. Dikatakan Kapolda bahwa, personil yang diturunkan dari Polda itu bersifat hanya membackup, sedangkan yang akan melakukan pengamanan secara sepenuhnya adalah personil dari jajaran Polres dan Polsek karena personil Polres lebih menguasai wilayah masing-masing. “Karena secara geografis personil Polres dan Polsek lebih kenal dan lebih tahu wilayah,” jelas Kapolda Bengkulu.
Kapolda juga meminta kepada warga Bengkulu untuk selalu menjadi mata dan telinga pihaknya, jika ada dari para calon yang bermain politik uang atau sogok menyogok bisa segera laporkan ke pihak terkait. “Jika ada yang mengetahui hal itu bisa segera laporkan ke kita, nanti kita bersama Bawaslu dan KPU akan turun kesana untuk melakukan penindakan,” demikian Kapolda.
Polres Bengkulu bakal menurunkan sekitar 300 personel untuk mengamankan Pemilu 2019 di Kota Bengkulu, jumlah tersebut ditambah personel dari Kodim 0407/Bengkulu sebanyak 100 personel. Kapolres Bengkulu, AKBP Prianggodo Heru Kunprasetyo SH SIK mengatakan, seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan Pemilu harus kenal baik dengan KPPS, tokoh agama, tokoh masyarakat serta Linmas ditempat bertugas.
Masih dikatakan Kapolres, pergeseran logistik Pemilu dilakukan pada H-1 Pemilu. Setiap anggota wajib mengamankan rute hingga logistik pemilu sampai ke TPS. Setelah pencobolosan, kemudian dilanjutkan perhitungan surat suara seluruh personel harus standby melakukan tugas sesuai Tupoksi.