Flamboyannews.com – Bengkulu, Anak Buah Kapal (ABK) dari Kapal Tug Boat Everline 9 berbendera Malaysia, Nyi Nyi Lwin (54) Warga Negara Myanmar, harus merenggang nyawa, sementara rekannya, Zaw Naing O (38) mengalami luka luka, akibat kecelakaan di atas buritan Kapal Tug Boat di dalam Kolam Pelabuhan PT. Pelindo II Pulau Baai Bengkulu, Sabtu (09/03/2019) sekitar pukul 21.00 WIB.

Informasi yang diperoleh, Inseden merenggang nyawa ini, terjadi akibat saat Tug Boat bergerak melambung/mengitari Tongkang, tali tambang yang menghubungkan kedua kapal tersebut menegang lalu menghantam kedua korban yang tidak sempat menghindar sehingga kedua korban terluka.
Kepala KSKP Pulau Baii, AKP Mulyadi, SE, SIK, membenarkan adanya kejadian insiden kecelakaan di Pelabuhan PT. Pelindo II Pulau Baai Bengkulu.
“Ya benar, malam tadi ada insiden kecelakaan di pelabuhan Pulau Baii, Satu orang WNA luka luka dan Satu lagi meninggal dunia. Untuk Jenazahnya masih di Rumah Sakit M. Yunus,” ungkap Mulyadi, Minggu (10/03/2019).
Terhimpun, Kapal Tug Boat Everline 9 tersebut memiliki 11 orang ABK berkewarganegaraan asing, yang baru tiba di Pelabuhan Pulau Baii dari Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, yang akan berencana membawa Tongkang bermuatan Batubara menuju ke Philipina.
Untuk diketahui, Jenazah korban saat ini dititipkan di ruang Kamboja RSUD M. Yunus Bengkulu, menunggu tindakan selanjutnya yaitu koordinasi antara pihak Agen Pelayaran Kapal, Imigrasi dan Kedutaan Asing (Myanmar, Malaysia dan India). (Nur).












