Flamboyanews.com, Seluma – Masyarakat Desa Seluma tengah menghadapi ujian berat akibat musim kemarau berkepanjangan. Kekeringan yang melanda daerah ini telah menciptakan tantangan serius dalam memenuhi kebutuhan air bersih.
Air sumur semakin kering, aliran Sungai Air Talo menjadi dangkal, dan sumber-sumber air lainnya mulai merosot.
Baca Juga: Pasar Bawah, Potret Memilukan Pariwisata di Bengkulu Selatan yang Terlupakan
Menurut Kepala Desa, Sopyan Janaidi, masyarakat di sini kini menghadapi kesulitan mencari air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Baik itu untuk minum, mencuci, bercocok tanam, atau keperluan rumah tangga lainnya.
“Kondisi ini telah merugikan petani, yang tidak dapat melakukan penanaman karena tanahnya yang kering, menyebabkan tanaman palawija mati dan gagal panen. Akibatnya, harga kebutuhan pokok melonjak, membuatnya semakin sulit dijangkau oleh masyarakat menengah ke bawah, “jelasnya kepada Flamboyannews.com, Minggu (17/09/2023).
Warga Desa Seluma berharap agar pihak berwenang segera turun tangan dengan membangun sistem jaringan air yang dapat mengalir langsung ke rumah-rumah mereka.
Tindakan ini dianggap sebagai solusi yang mendesak untuk mengatasi krisis air bersih saat ini. Selain itu, bantuan air bersih juga sangat diharapkan agar masyarakat dapat bertahan selama masa sulit ini.
Kondisi saat ini memaksa warga untuk melakukan perjalanan ke Sungai Air Talo untuk mencari air bersih. Sungai tersebut menjadi pusat aktivitas warga pada sore hari, meskipun aliran sungainya juga semakin menurun.
Baca Juga: Aksi Bersih ACE Hardware Indonesia di Bengkulu Menyemarakkan World Clean-up Day 2023
Warga terpaksa menggunakan air sungai meski kualitasnya belum tentu memenuhi standar kebersihan yang diperlukan.
Krisis air bersih yang melanda Desa Seluma membutuhkan tanggapan cepat dari pemerintah dan berbagai pihak terkait.
Ini adalah panggilan darurat yang memerlukan tindakan nyata untuk memastikan pasokan air bersih yang memadai bagi seluruh warga. Situasi ini menjadi perhatian utama dalam upaya mengatasi permasalahan ini dan membantu masyarakat melewati masa sulit ini.
Editor : Gina Rivaldo












