Kepala BNN Apresiasi Kontribusi PT Citra Selaras Dalam Pemberantasan Narkoba di Bengkulu

Kepala BNN RI, Saat memberikan piagam penghargaan kepada Direktur PT Citra Selaras, Sabtu (14/10/2023).Flamboyan Foto/RRI
Kepala BNN RI, Saat memberikan piagam penghargaan kepada Direktur PT Citra Selaras, Sabtu (14/10/2023).Flamboyan Foto/RRI

Flamboyannews.com, Bengkulu – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol Prof Dr Petrus R Golose, memberikan penghargaan kepada sejumlah pihak di Provinsi Bengkulu yang telah berperan aktif dalam mendukung upaya pemberantasan penyalahgunaan narkoba. Salah satu penerima penghargaan adalah Direktur PT Citra Selaras, Bebby Hussy.

PT Citra Selaras mendapat apresiasi dari BNN atas dukungannya terhadap layanan rehabilitasi korban atau pengguna narkoba di Bengkulu.

Baca Juga: Jalan Kolam Lele yang Viral Akibat Protes Warga Segera Diperbaiki oleh PUPR Provinsi Bengkulu

Perusahaan ini menghibahkan lahan dan bangunan untuk mendukung program rehabilitasi BNN di Bengkulu, dengan nilai hibah mencapai Rp 2,8 miliar. Lokasi rumah rehabilitasi berada di Padang Serai, Kota Bengkulu.

“Alasan kami memberi hibah pertama dari sisi kemanusiaan, dan juga karena kedekatan saya dengan BNN. Tempat rehabilitasi di Bengkulu memang belum ada, sehingga memerlukan biaya besar,” ungkap Bebby Hussy, Direktur PT Citra Selaras dan Ketua PMTSI Provinsi Bengkulu, Sabtu (14/10/2023).

Bebby Hussy berharap bantuan hibah ini bermanfaat bagi masyarakat Bengkulu. Rumah rehabilitasi tersebut sudah beroperasi dan telah mendukung rehabilitasi 70-80 orang pengguna narkoba.

Meskipun jumlah korban atau pengguna narkoba di Bengkulu relatif lebih rendah dibanding daerah lainnya, Bebby Hussy menegaskan pentingnya mengingatkan generasi muda, terutama mahasiswa, untuk menjauhi narkoba.

Baca Juga: Pemdes Sumber Makmur Salurkan BLT-DD Triwulan IV di Hari Jumat Berkah

Kepala BNN RI, Komjen Pol Prof Dr Petrus R Golose, mencatat bahwa jumlah korban penyalahgunaan narkotika yang sedang direhabilitasi saat ini mencapai 18 ribu orang secara nasional.

Angka prevalensi pengguna narkoba di Bengkulu masih di bawah angka nasional yaitu 1,38, namun Bengkulu termasuk dalam salah satu dari 41 daerah rawan narkoba di Indonesia yang memerlukan perhatian serius dari seluruh pihak.

Editor : Gina Rivaldo