BANJARNEGARA – Semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat terus menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0704/Banjarnegara. Salah satu wujud nyata partisipasi warga terlihat dari keterlibatan Madrohim (59), warga Dusun Kunir RT 01/RW 09, Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, yang turut merakit papan bekisting untuk pembangunan plat beton, Selasa (21/07/2026).
Sejak pagi, Madrohim bersama personel Satgas TMMD dan warga lainnya bekerja menyiapkan papan-papan yang akan digunakan sebagai cetakan pengecoran plat beton. Pekerjaan tersebut membutuhkan ketelitian agar bekisting terpasang dengan kuat, presisi, dan sesuai spesifikasi sehingga menghasilkan konstruksi yang kokoh serta tahan lama.
Meski usianya tidak lagi muda, Madrohim tetap menunjukkan semangat tinggi dalam setiap tahapan pekerjaan. Baginya, keterlibatan dalam program TMMD merupakan bentuk kepedulian terhadap pembangunan desa sekaligus wujud nyata semangat gotong royong yang telah lama menjadi budaya masyarakat.
“Saya senang bisa ikut membantu. Semoga pembangunan plat beton ini cepat selesai dan bisa memberikan manfaat bagi seluruh warga. Selama masih mampu bekerja, saya akan terus mendukung pembangunan desa,” ujar Madrohim.
Suasana kebersamaan begitu terasa di lokasi pembangunan. Personel Satgas TMMD dan masyarakat bekerja berdampingan tanpa sekat, saling membantu menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan demi mempercepat penyelesaian sasaran fisik yang telah direncanakan.
Komandan Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0704/Banjarnegara, Letkol Inf Nodelismen Hulu, S.Pd., memberikan apresiasi atas tingginya partisipasi masyarakat dalam mendukung seluruh rangkaian kegiatan TMMD.
“Partisipasi aktif masyarakat seperti yang ditunjukkan Bapak Madrohim merupakan kekuatan utama keberhasilan TMMD. Kegiatan ini bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membangun desa,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pembangunan plat beton di Dusun Kunir diharapkan mampu meningkatkan akses transportasi masyarakat, memperlancar mobilitas warga, mendukung distribusi hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa,” TMMD Reguler ke-129 terus membuktikan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari selesainya infrastruktur, tetapi juga dari kuatnya rasa persatuan, kepedulian, dan kebersamaan yang tumbuh di tengah masyarakat. Semangat yang ditunjukkan Madrohim menjadi gambaran bahwa pembangunan desa akan semakin kuat ketika seluruh elemen masyarakat ikut mengambil bagian dalam setiap prosesnya.












