Mengenal Lebih Jauh Peran Dokter Rita Doveriyanti, SST, M.Kes Anak Ahli 

Foto Bersama Terapis (ABK) Center RSKJ Soeprapto Bengkulu dan Rita Doveriyanti, SST, M.Kes Kepala Poli Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Center, RSKJ Soeprapto Bengkulu.
Foto Bersama Terapis (ABK) Center RSKJ Soeprapto Bengkulu dan Rita Doveriyanti, SST, M.Kes Kepala Poli Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Center, RSKJ Soeprapto Bengkulu.

Flamboyannews.com, Bengkulu – Guna meningkatkan pelayanan yang prima di lingkungan Rumah Sakit Khusus Jiwa (RSKJ) Soeprapto Bengkulu, beberapa terapis di RSKJ Soeprato dibekali ilmu pengetahuan dengan mengikuti pelatihan khusus.

Diungkapkan Kepala Poli Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Center, RSKJ Soeprapto Bengkulu Rita Doveriyanti, SST, M.Kes, para terapis yang mengikuti pelatihan tersebut merupakan para yang teruji kompetensi dan Profisional.

“Lanjut, Kepala Poli Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Center, RSKJ Soeprapto Bengkulu menjelaskan bila tenaga Akhli atau pekerja di Poli (ABK) mempunya pengalaman, teruji kompetensi dan profesianol dalam memberikan trapis pada anak Berkebutahan khusus.

Rita menjelaskan, bila Pelayanan trapis,  anak berkebutuhan khusus di RSKJ Soeprapto Bengkulu, sudah ada sejak pertama di buka pada tahun 2006 yang pada saat itu masih menyatu dengan gedung perawatan, pada tahun 2009 baru pindah dan mempunyai gedung tersendiri.

“Kita disini memiliki berbagai metode terapi, seperti Autis, ADHD, Cerebral, Gangguan Bicara (Speech delay). Gangguan pendengaran dan berbagai kondisi lainya, ini metode terapi yang sudah teruji,”terang Rita.

Rita menambahkan, meningkatnya permintaan terapi anak berkebutuhan khsusus di RSKJ Soeprapto Bengkulu saat ini menjadi salah satu alasan pentingnya pengetahuan khusus dalam menangani anak-anak berkebutuhan khusus tersebut.

Untuk sistem pelayanan kerja kita, itu sangat terjangkau sangat-sangat tidak mahal, bisa menggunakan kartu BPJS juga,  2 kali dalam seminggu, berarti dalam satu bulan itu ada 8 kali trapis atau kunjungan, dan untuk umum itu sekali pertemuan hanya membayar 50ribu sekali trapis atau kunjungan, selama satu jam setiap pertemuan, dan satu anak itu dilayani oleh satu trapis, dan untuk trapis kita itu terdiri dari perawat dan bidan,Tambah Rita. (ADV)

Reporter : WL
Editor : Riki Hermanto