Pekerja Salon Kecantikan, Cabuli Anak SMP Diringkus Aparat RL

flamboyannews.com – REJANG LEBONG, Kapolres Rejang Lebong, AKBP Jeki Rahmat Mustika melalui Kasat Reskrim, AKP Jery Antonius Nainggolan mengatakan, dalam kasus cabul tersebut pihaknya meringkus dua terduga pelaku yang berprofesi sebagai perias salon kecantukan diwilayah Kelurahan Air Rambai Kecamatan Curup.

“Setelah mendapat informasi dari media, kami bertindak cepat, saya delegasikan dengan unit PPA dan Opsnal untuk melakukan pengembangan mencari informasi tersebut, yang kemduian diamankan dua tersangka,” kata Kasat Reskrim didampingi Kanit PPA. Aipda Desi Oktavianti saat menggelar konferensi pers, Sabtu (30/3).

Diceritakan Kasat, dalam pengembangan kasus tersebut pihaknya mendapatkan tiga korban yang semunya merupakan pelajar sekolah, yang kemudian tiga orang tua dari para korban membuat laporan Polisi.

Dua orang terlapor yang kemudian ditetapkan tersangka tersebut yakni, FE alias Cica (36) dan As alias Anri (45) keduanya warga Desa Kota Agung Kecamatan Uram Jaya Kabupaten Lebong, yang membuka salon kecantikan di Curup.

“Untuk sementara jumlah korbannya ada tiga orang anak, tidak menutup kemungkinan ada korban-korban yang lain,” beber Kasat.

Dalam kasus tersebut, korban di iming-imingi sejumlah uang dari pelaku, serta ditawari perawatan salon gratis, bahkan dalam aksi itu juga diduga pelaku mencekoki korban dengan lem merk Aibon, perbuatan asusila itu sendiri sudah berlangsung sejak sebulan terakhir.

“Atas perbuatannya, tersangka kita jerat dengan Undang-undang Perlindungan Anak, Pasal 82 Junto Pasal 76 E ayat I dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara,” pungkasnya.

Sementara itu, Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Rejang Lebong, Aipda Desi Oktavianti menambahkan, anak-anak yang menjadi korban pencabulan tersebut mendapatkan pendampingan untuk mendapatkan trauma healing.

“Atas kasus ini kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk lebih memperhatikan dan mengawasi anak kita masing-masing, agar terhidar dari hal-hal yang negatif,” himbaunya.

Disisi lain, Anri saat ditanya awak media mengakui perbuatannya tersebut, pria yang sudah memiliki istri dan dua anak ini mengaku jika perbuatan tersebut telah dilakukan kepada lima orang anak.

“Sekitar lima orang, mereka datang datang sendiri ke kami dan meminta langsung kekami,” bebernya.