Flamboyannews.com, BANJARNEGARA — Seutas pita dipotong dalam rangkaian penutupan TMMD Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0704/Banjarnegara di Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara, Kamis (13/8/2026).
Pemotongan pita tersebut menandai diresmikannya jalan rabat beton hasil pembangunan TMMD yang kini siap dimanfaatkan masyarakat.
Prosesi dilakukan Dandim 0704/Banjarnegara Letkol Inf Nodelismen Hulu, S.Pd., bersama Sekda Kabupaten Banjarnegara Hendro Cahyono, S.E., M.Si., yang mewakili Bupati Banjarnegara.
Jalan rabat beton tersebut memiliki panjang 737 meter, lebar 2,5 meter, dan ketebalan 0,15 meter. Infrastruktur ini menjadi salah satu sasaran fisik utama TMMD ke-129 yang pengerjaannya melibatkan personel Satgas dan masyarakat setempat.
Bagi warga Gumelem Kulon, pembangunan jalan tersebut memiliki arti penting karena dapat memberikan akses yang lebih baik untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Selama proses pengerjaan, semangat gotong royong menjadi bagian yang tidak terpisahkan. Prajurit TNI dan masyarakat bekerja bersama, mulai dari membantu penyiapan material hingga mendukung berbagai pekerjaan di lapangan.
Keterlibatan warga menunjukkan bahwa pembangunan melalui TMMD bukan sekadar pekerjaan yang dilakukan oleh Satgas. Masyarakat turut menjadi bagian dari proses untuk menghadirkan fasilitas yang nantinya digunakan bersama.
Dengan selesainya pembangunan, akses tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, termasuk menuju lahan pertanian, fasilitas pendidikan, serta lokasi kegiatan ekonomi warga.
Pemotongan pita menjadi simbol berakhirnya proses pembangunan sekaligus awal dari pemanfaatan jalan oleh masyarakat. Setelah resmi dibuka, warga memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga kondisi jalan agar tetap berfungsi dengan baik.
Pembangunan jalan tersebut juga mencerminkan semangat tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”. Kolaborasi TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kekuatan dalam menghadirkan pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung.
Bagi Satgas TMMD, rampungnya jalan bukan berarti tugas kepedulian terhadap masyarakat selesai. Keberlanjutan hasil pembangunan tetap membutuhkan partisipasi warga agar fasilitas yang telah dibangun dapat bertahan dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Bagi masyarakat Gumelem Kulon, pita yang telah terpotong menjadi penanda bahwa akses yang selama ini diharapkan kini telah terwujud.
Jalan sepanjang 737 meter tersebut bukan hanya menghubungkan satu titik dengan titik lainnya, tetapi juga menjadi bukti bahwa ketika TNI dan masyarakat menyatukan langkah, pembangunan dari desa dapat menghasilkan perubahan nyata.
Reporter: Pendim Banjarnegara
Editor: Gina Rivaldo