FlamboyanNews.Com, Kepahiang – Warga Desa Kelilik, Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang pagi tadi, Senin (29/7) sekitar pukul 09.30 WIB digegerkan dengan peristiwa penemuan mayat seorang petani didalam pondoknya. Hardiansyah (30), pria yang berdomisili di Desa Kelilik dan dalam kesehariannya bekerja di kebun jeruk ditemukan tewas di dalam pondoknya.
Kapolres Kepahiang AKBP Pahala Simanjuntak, S.I.K melalui Kasat Reskrim AKP Yusiady,S.I.K yang langsung memimpin evakuasi jasad Hardiansyah menjelaskan, Saksi mata yang pertama kali menemukan tewasnya korban yaitu Manik (40), wiraswasta, yang beralamat di Desa Kutorejo, Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang.
Dikatakan oleh Manik, pada saat itu ia bermaksud menemui Hardiansyah di pondok kebunnya, namun ketika mendekati pondok terdengar suara musik yang terdengar kencang dari dalam pondok, sedangkan pintu pondok dalam keadaan terkunci.
“Ketika saya ketuk pintu pondok beberapa kali tidak ada reaksi dari dalam pondok dan timbul kecurigaan dari hal yang tidak diinginkan, kemudian saya menelpon orang tua Hardiansyah yaitu Ibu Nensi Hartati (50) untuk segera datang ke pondok,” kata Manik.
Pada saat Manik bersama Ibu Nensi Hartati dan beberapa warga mendobrak pintu pondok secara paksa, ditemukan Hardiansyah dalam keadaan sudah tidak bernyawa. Peristiwa tersebut langsung dilaporkan ke Polres Kepahiang, selanjutnya Kasat Reskrim AKP Yusiady,S.I.K dan personil melakukan olah TKP dan mengevakuasi jasad Hardiansyah untuk di visum ke RSUD Kabupaten Kepahiang.
“Dari pemeriksaan visum oleh Gressy Rivta dan dr. M. Amin terhadap mayat Herdiansyah tidak di temukan tanda-tanda kekerasan dan di perkirakan korban sudah meninggal dunia sekitar 8 s/d 12 jam yang lalu,” jelas Kasat Reskrim
“Orang tua korban menolak dilakukan otopsi terhadap mayat Herdiansyah, dan telah membuat surat pernyataan, selanjutnya mayat Herdiansyah langsung di serahterimakan untuk di kebumikan di TPU Desa setempat,” pungkasnya.
(Adv/Johan)












