Semangat Gotong Royong Warnai TMMD ke-129 Banjarnegara, Pak Santo Ikut Wujudkan Jalan Impian Warga

Salah satu sosok yang mencerminkan semangat tersebut adalah Santo, warga setempat yang setiap hari ikut bergotong royong mengangkut sak-sak semen menuju lokasi pengecoran. Dengan memikul beban puluhan kilogram di pundaknya
Salah satu sosok yang mencerminkan semangat tersebut adalah Santo, warga setempat yang setiap hari ikut bergotong royong mengangkut sak-sak semen menuju lokasi pengecoran. Dengan memikul beban puluhan kilogram di pundaknya

BANJARNEGARA – Semangat kebersamaan menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0704/Banjarnegara. Di balik pembangunan jalan rabat beton di Dusun Kunir RT 01/RW 09, Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, terdapat dedikasi masyarakat yang turut berperan aktif menyukseskan setiap tahapan pekerjaan.

Salah satu sosok yang mencerminkan semangat tersebut adalah Santo, warga setempat yang setiap hari ikut bergotong royong mengangkut sak-sak semen menuju lokasi pengecoran. Dengan memikul beban puluhan kilogram di pundaknya, ia berjalan bolak-balik dari tempat penyimpanan material menuju mesin pengaduk beton demi mempercepat proses pembangunan jalan.

Pembangunan rabat beton sepanjang 737 meter, lebar 2,5 meter, dan tebal 15 sentimeter itu menjadi salah satu sasaran fisik utama TMMD Reguler ke-129. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas masyarakat sekaligus memperlancar mobilitas hasil pertanian dan aktivitas ekonomi warga Desa Gumelem Kulon.

Di lokasi pekerjaan, personel Satgas TMMD bersama masyarakat bekerja secara terpadu. Sebagian mengoperasikan mesin molen, mengangkut adukan beton menggunakan gerobak sorong, meratakan permukaan cor, sementara yang lain menyiapkan material. Kekompakan tersebut menciptakan suasana gotong royong yang menjadi ciri khas pelaksanaan TMMD.

Danramil 09/Susukan, Kapten Inf Masrukin, mengatakan bahwa partisipasi aktif masyarakat merupakan faktor penting yang mendukung keberhasilan program TMMD. Menurutnya, keterlibatan warga menunjukkan bahwa pembangunan desa akan berjalan lebih optimal apabila dilakukan melalui kolaborasi antara TNI dan masyarakat.

“Keikutsertaan warga seperti Pak Santo menjadi bukti bahwa TMMD bukan hanya program pembangunan oleh TNI, tetapi gerakan bersama untuk mewujudkan desa yang lebih maju dan sejahtera. Semangat gotong royong inilah yang menjadi kekuatan utama dalam setiap pelaksanaan TMMD,” ujarnya.

Bagi Santo, tenaga yang dicurahkan setiap hari merupakan bentuk kontribusi nyata untuk kemajuan desanya. Ia berharap jalan rabat beton yang sedang dibangun nantinya dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, mulai dari mempermudah anak-anak menuju sekolah, memperlancar distribusi hasil panen, hingga mendukung pertumbuhan perekonomian warga.

Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa,” pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0704/Banjarnegara tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian, dan budaya gotong royong di tengah masyarakat. Dari kerja keras warga yang mengangkat material hingga rampungnya jalan beton yang menjadi harapan bersama, TMMD kembali membuktikan bahwa pembangunan desa lahir dari sinergi dan semangat kebersamaan seluruh elemen masyarakat.