Sentuhan Warga di Balik Kelancaran Pengecoran Jalan TMMD

Madrohim, salah seorang warga, mengambil bagian dengan mengoperasikan mesin molen yang menjadi pusat pengolahan adukan beton, Minggu (26/7/2026).
Madrohim, salah seorang warga, mengambil bagian dengan mengoperasikan mesin molen yang menjadi pusat pengolahan adukan beton, Minggu (26/7/2026).

Banjarnegara – Kelancaran proses pengecoran jalan rabat beton dalam program TMMD Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0704/Banjarnegara tidak terlepas dari peran aktif masyarakat. Di Dusun Kunir RT 01 RW 09, Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, Madrohim, salah seorang warga, mengambil bagian dengan mengoperasikan mesin molen yang menjadi pusat pengolahan adukan beton, Minggu (26/7/2026).

Sejak pagi, Madrohim memastikan mesin molen siap digunakan sebelum proses pencampuran material dimulai. Setelah mesin beroperasi, semen, pasir, batu split, dan air diolah menjadi adukan beton yang kemudian didistribusikan menuju titik pengecoran jalan rabat beton sepanjang 737 meter, lebar 2,5 meter, dan tebal 15 sentimeter.

Aktivitas di sekitar mesin molen berlangsung dinamis. Warga bergantian mengangkut semen, pasir, dan batu split, sementara anggota Satgas TMMD mengawasi proses pencampuran agar kualitas adukan tetap sesuai standar. Kolaborasi tersebut membuat pekerjaan berlangsung lancar dan berkesinambungan.

Danramil 09/Susukan, Kapten Inf. Masrukin, mengatakan bahwa keberhasilan pelaksanaan TMMD merupakan hasil sinergi antara TNI dan masyarakat. Menurutnya, setiap bentuk partisipasi warga memiliki nilai penting dalam mendukung percepatan pembangunan.

“Semangat masyarakat Gumelem Kulon sangat luar biasa. Mulai dari membantu mengoperasikan mesin molen, mengangkut material, hingga proses pengecoran dilakukan secara bersama-sama. Kebersamaan inilah yang menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menyukseskan program TMMD,” ujar Kapten Inf. Masrukin.

Keikutsertaan warga dalam setiap tahapan pekerjaan mencerminkan tingginya kepedulian terhadap pembangunan di desa mereka. Peran yang dijalankan, meski sederhana, menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran seluruh proses pekerjaan sehingga sasaran fisik TMMD dapat diselesaikan sesuai target.

Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa,” pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0704/Banjarnegara tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat budaya gotong royong di tengah masyarakat. Sinergi antara Satgas TMMD dan warga menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkualitas sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

(Pendim 0704/Banjarnegara)