Senyum Satgas TMMD dan Penderes Nira, Obrolan Hangat Perkuat Semangat Membangun Desa

Hal itu terlihat saat anggota Satgas TMMD berbincang hangat dengan Sahudi, seorang penderes nira di Dusun Kunir RT 01/RW 09, Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara, Senin (20/7/2026).
Hal itu terlihat saat anggota Satgas TMMD berbincang hangat dengan Sahudi, seorang penderes nira di Dusun Kunir RT 01/RW 09, Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara, Senin (20/7/2026).

BANJARNEGARA – Pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0704/Banjarnegara tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga mempererat hubungan sosial antara prajurit TNI dan masyarakat. Hal itu terlihat saat anggota Satgas TMMD berbincang hangat dengan Sahudi, seorang penderes nira di Dusun Kunir RT 01/RW 09, Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara, Senin (20/7/2026).

Di sela aktivitas pembangunan, anggota Satgas menyempatkan diri menyapa Sahudi yang baru saja turun dari pohon kelapa setelah mengambil nira. Percakapan berlangsung akrab, membahas aktivitas sehari-hari, proses pembuatan gula kelapa, hingga harapan masyarakat terhadap pembangunan yang sedang berlangsung di desa mereka.

Sahudi mengaku pembangunan infrastruktur yang dikerjakan melalui program TMMD akan membawa manfaat besar bagi para penderes nira maupun masyarakat secara umum.

“Kalau jalan sudah bagus, kami yang setiap hari membawa hasil nira tentu akan lebih mudah. Tidak lagi khawatir saat musim hujan karena jalan licin,” ujarnya.

Bagi masyarakat Desa Gumelem Kulon, menyadap nira merupakan mata pencaharian yang telah diwariskan secara turun-temurun. Setiap pagi mereka memanjat pohon kelapa untuk mengambil nira yang kemudian diolah menjadi gula merah, salah satu komoditas ekonomi andalan warga.

Anggota Satgas TMMD tampak antusias mendengarkan cerita dan pengalaman Sahudi. Mereka juga memberikan motivasi agar masyarakat tetap semangat bekerja serta selalu mengutamakan keselamatan saat menjalankan aktivitas, terutama ketika memanjat pohon kelapa.

Momen tersebut menjadi gambaran nyata bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat tidak hanya dibangun melalui pekerjaan fisik, tetapi juga melalui komunikasi yang hangat dan penuh kekeluargaan. Interaksi sederhana seperti ini menjadi bagian penting dalam memperkuat kepercayaan dan kedekatan antara prajurit dan masyarakat.

Sementara itu, pembangunan berbagai sasaran fisik TMMD di Desa Gumelem Kulon terus berjalan sesuai rencana. Berkat sinergi antara Satgas TMMD dan warga, proses pembangunan berlangsung lancar dengan semangat gotong royong yang terus terjaga.

Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa,” program TMMD Reguler ke-129 tidak hanya menghadirkan jalan, fasilitas umum, dan infrastruktur lainnya, tetapi juga menumbuhkan nilai kebersamaan, kepedulian, serta solidaritas di tengah masyarakat.

Obrolan hangat antara anggota Satgas TMMD dan Sahudi menjadi bukti bahwa pembangunan desa tidak hanya diukur dari hasil fisik yang tampak, tetapi juga dari kuatnya hubungan kemanusiaan yang terjalin selama proses berlangsung. Dari Desa Gumelem Kulon, semangat gotong royong terus tumbuh, menjadi fondasi dalam membangun desa yang lebih maju, sejahtera, dan harmonis.