TNI dan Warga Percepat Pembangunan MCK

Kabupaten Semarang – Pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) menjadi salah satu sasaran fisik dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-129 Kodim 0714/Salatiga di Dusun Banjari Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Hingga saat ini, progres pembangunan terus dikebut oleh personel Satgas TMMD bersama masyarakat melalui semangat gotong royong.

Pada tahap pekerjaan, Satgas TMMD melaksanakan pemasangan besi tulangan sebagai penguat struktur bangunan agar MCK memiliki konstruksi yang kokoh dan tahan lama. Di sisi lain, personel juga melakukan pembersihan dinding bagian dalam MCK sebagai persiapan menuju tahap penyelesaian akhir sehingga fasilitas tersebut siap digunakan oleh masyarakat. Rabu (29/07/2026).

Pembangunan MCK merupakan salah satu bentuk kepedulian TMMD dalam meningkatkan kualitas sanitasi lingkungan. Keberadaan fasilitas sanitasi yang layak diharapkan mampu mendukung pola hidup bersih dan sehat, sekaligus mengurangi risiko penyebaran penyakit yang disebabkan oleh sanitasi yang kurang memadai.

Semangat kebersamaan antara TNI dan warga terlihat dalam setiap proses pengerjaan. Warga turut berpartisipasi membantu pekerjaan di lapangan, mulai dari penyiapan material hingga pelaksanaan konstruksi. Sinergi tersebut menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membangun desa.

Komandan Kodim 0714/Salatiga selaku Komandan Satgas TMMD Reguler Ke-129 Letkol Kav Fajar Hapsari S.I.P,.M.M,. menyampaikan bahwa pembangunan MCK tidak hanya berorientasi pada penyelesaian fisik bangunan, tetapi juga bertujuan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Fasilitas yang dibangun diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal serta dipelihara bersama sehingga keberadaannya terus mendukung kesehatan dan kesejahteraan warga.

Melalui Program TMMD Reguler Ke-129, TNI bersama pemerintah daerah terus berkomitmen menghadirkan pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Pembangunan MCK di Desa Cukil menjadi salah satu bukti nyata bahwa sinergi dan gotong royong mampu menghasilkan fasilitas umum yang bermanfaat serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di pedesaan.