Flamboyannews.com, BOJONEGORO — Sebuah tugu yang menjadi penanda pelaksanaan TMMD ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro kini berdiri kokoh di kawasan Rest Area Terpadu Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.
Keberadaan monumen tersebut menambah fasilitas sekaligus menjadi penanda pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 di Desa Kesongo
Tugu tersebut dibangun sebagai bagian dari rangkaian sasaran program TMMD. Selain memperindah kawasan rest area, keberadaannya diharapkan dapat menjadi pengingat atas kerja sama antara personel TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat selama pelaksanaan program.
Pembangunan tugu berlangsung dengan melibatkan semangat gotong royong. Personel Satgas TMMD bersama masyarakat turut berpartisipasi dalam proses pengerjaan hingga monumen tersebut dapat diselesaikan.
Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, mengatakan tugu tersebut memiliki makna sebagai penanda pelaksanaan TMMD di Desa Kesongo.
“Tugu TMMD ini menjadi penanda pelaksanaan TMMD ke-129 di Desa Kesongo. Lebih dari sekadar bangunan, tugu ini diharapkan menjadi simbol kebersamaan, gotong royong, dan kemanunggalan TNI dengan rakyat yang telah terjalin selama kegiatan berlangsung,” ujar Letkol Dedy, Selasa (11/8/2026).
Menurutnya, pembangunan tugu tidak hanya berorientasi pada hasil fisik. Monumen tersebut juga diharapkan dapat menjadi pengingat bagi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kerja sama dan kebersamaan dalam mendukung pembangunan desa.
Tema TMMD ke-129, “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, turut menjadi semangat dalam pelaksanaan berbagai kegiatan di Desa Kesongo.
Kawasan Rest Area Terpadu yang menjadi lokasi berdirinya tugu diharapkan dapat terus dimanfaatkan masyarakat. Selain menjadi fasilitas pendukung aktivitas warga, kawasan tersebut juga diarahkan untuk mendukung kegiatan ekonomi masyarakat melalui sejumlah fasilitas yang telah dibangun dalam program TMMD.
Dengan berdirinya Tugu TMMD ke-129, masyarakat Desa Kesongo kini memiliki sebuah penanda yang mengabadikan pelaksanaan program pembangunan desa pada tahun 2026.
Monumen tersebut diharapkan dapat terus dirawat sehingga manfaat dan nilai kebersamaan yang menyertainya dapat dikenang oleh masyarakat dalam jangka panjang.
Reporter: Deni Ari Pandi
Editor: Gina Rivaldo