Banjarnegara – Kesibukan pembangunan dalam TMMD Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0704/Banjarnegara menghadirkan pemandangan yang menyentuh hati. Di tengah aktivitas pengecoran jalan di Dusun Kunir RT 01 RW 09, Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, dua siswi kelas 1 SD, Kalisa dan Arumi, datang mengenakan seragam Pramuka untuk menyaksikan langsung semangat gotong royong antara prajurit TNI dan masyarakat, Minggu (19/7/2026).
Dengan wajah penuh rasa ingin tahu, keduanya berdiri memperhatikan setiap aktivitas personel Satgas TMMD yang sibuk mengaduk material, mendorong angkong, hingga meratakan rabat beton. Sesekali mereka melambaikan tangan kepada para prajurit, yang dibalas dengan senyum hangat dan sapaan ramah.
Momen sederhana itu menciptakan suasana penuh keakraban di tengah padatnya pekerjaan pembangunan.
Seragam Pramuka yang dikenakan Kalisa dan Arumi menjadi simbol tumbuhnya semangat disiplin, kebersamaan, dan cinta tanah air sejak usia dini. Kehadiran mereka sekaligus menjadi pengingat bahwa hasil pembangunan hari ini akan dinikmati oleh generasi penerus di masa depan.
Di sela-sela pekerjaan, beberapa anggota Satgas TMMD menyempatkan diri menyapa kedua siswi tersebut. Mereka memberikan motivasi agar rajin belajar, berani bermimpi, dan terus semangat meraih cita-cita.
Kalisa dan Arumi tampak antusias mendengarkan setiap pesan sambil terus mengamati aktivitas pembangunan yang berlangsung di hadapan mereka.
Program TMMD Reguler ke-129 mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri Dari Desa.” Semangat tersebut tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan jalan dan infrastruktur, tetapi juga melalui kedekatan emosional antara TNI dan masyarakat, termasuk anak-anak yang menjadi bagian dari kehidupan desa.
Bagi warga Gumelem Kulon, kehadiran Satgas TMMD membawa lebih dari sekadar pembangunan fisik. Interaksi yang hangat dengan masyarakat menciptakan suasana kekeluargaan yang memperkuat nilai gotong royong serta menanamkan teladan positif bagi generasi muda.
Senyum Kalisa dan Arumi pagi itu menjadi potret sederhana yang sarat makna. Di balik wajah polos mereka, tersimpan harapan akan masa depan desa yang lebih maju, aman, dan sejahtera.
TMMD kembali membuktikan bahwa membangun negeri tidak hanya dilakukan dengan beton, batu, dan alat berat. Lebih dari itu, pembangunan juga diwujudkan melalui keteladanan, kepedulian, dan inspirasi yang mampu menumbuhkan semangat kebangsaan pada anak-anak sebagai generasi penerus Indonesia.












