Warga Lakukan Protes Kreatif di Jalan Berkubang, Memancing dan Mencuci di Jalan Rusak

Aksi mencuci baju juga menjadi bagian protes kerusakan jalan kembali dilakukan oleh warga di jalan lintas Bengkulu Utara - Lebong, Rabu (11/10/2023).Flamboyan Foto/Suprayogi
Aksi mencuci baju juga menjadi bagian protes kerusakan jalan kembali dilakukan oleh warga di jalan lintas Bengkulu Utara - Lebong, Rabu (11/10/2023).Flamboyan Foto/Suprayogi

Flamboyannews.com, Bengkulu – Kembali terjadi aksi protes di Jalan Berkubang, tepatnya di jalan lintas Bengkulu Utara – Lebong.

Kali ini, ratusan warga tidak hanya melakukan aksi memancing, namun juga mencuci pakaian di jalan yang rusak dan belum diperbaiki oleh pemerintah.

Baca Juga: Pedagang di Sekitar Unib Belakang Berharap Solusi dari Dewan Kota

Pemuda dari Kurotidur, Ismail, mengungkapkan bahwa aksi memancing ikan lele di jalan tersebut adalah ekspresi kekesalan warga terhadap kondisi jalan yang semakin parah.

Kondisi infrastruktur yang memburuk di jalan tersebut dianggap sebagai ketidakpekaan pemimpin dalam menjalankan roda pemerintahan dan ketidakamanahan terhadap kesejahteraan rakyat.

“Kami tidak akan berhenti sampai ada kemajuan yang pasti dari pemerintah,” tegasnya.

Aksi mencuci pakaian juga merupakan bagian dari protes terhadap kerusakan jalan tersebut.

Ismail juga menyatakan bahwa dirinya mewakili masyarakat dengan tegas menyatakan bahwa mereka akan melakukan aksi serupa dan melibatkan lebih banyak orang.

Hal ini disebabkan oleh kekecewaan masyarakat terhadap janji-janji manis pemerintah yang tidak diikuti dengan realisasi.

“Kami sudah muak dengan janji manis,” ujar Ismail pada Rabu (11/10/2023).

Baca Juga: Pilkades Serentak di Kabupaten Kaur, 26 Cakades Komitmen pada Deklarasi Damai

Pantauan dari Flamboyannews.com, menunjukkan bahwa warga semakin banyak berkumpul di lokasi jalan yang rusak di Jalan Lintas Bengkulu Utara – Lebong milik Provinsi Bengkulu di Kabupaten Bengkulu Utara.

Dibandingkan dengan hari sebelumnya, hari ini lebih banyak warga, termasuk para ibu-ibu, yang kompak melakukan aksi memancing ikan lele sebagai bentuk protes kepada pemerintah.

Editor : Gina Rivaldo