FlamboyanNews.Com, Bengkulu – Wakil Walikota (Wawali) Bengkulu Dedy Wahyudi menyampaikan pihaknya siap untuk memberikan sanksi kepada SPBU nakal. Dengan demikian, penyaluran BBM bisa terdistribusi dengan baik kedepannya.
Untuk diketahui, rapat ini dipimpin oleh Rohidin Mersyah. Dalam kesempatan itu, ia mengungkapkan salah satu penyebab kelangkaan adalah berkurangnya kouta BBM secara nasional.
Pihaknya juga akan memastikan penyaluran dari SPBU agar tidak terlambat yang mengakibatkan antre panjang. “Selain itu, Rohidin juga ingin reposisi Perpres kendaraan tambang dan perkebunan,” tambahnya.
Ditempat yang sama, Komite Badan Pengatur Hilir (BPH) Migas M. Lobo Balia mengatakan penambahan kouta untuk kota Bengkulu sudah siap menjadi 112.000,9 KL pada 2019 ini.
Dia harap semua pihak bersinergi mengawasi penggunaan BBM. Operator yakni Pertamina diharpakan memberikan sanksi untuk SPBU yang terbukti curang dan mengharuskan memakai CCTV dalam pengontrolan. (MB05)
