Tol Bengkulu-Palembang, Ada Pangkal dan Ujung Tapi Tengahnya Belum

Presiden RI Joko Widodo dan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah berjabatan tangan saat peresmian jalan tol Bengkulu, Kamis (20/07/2023).Flamboyan Foto/Rakyatbengkulu
Presiden RI Joko Widodo dan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah berjabatan tangan saat peresmian jalan tol Bengkulu, Kamis (20/07/2023).Flamboyan Foto/Rakyatbengkulu

Flamboyannews.com, Bengkulu – Ujung tol Bengkulu-Palembang, mulai hari ini resmi beroperasi. Tol yang menghubungkan Prabumulih-Indralaya itu adalah ruas terakhir tol koridor Bengkulu-Palembang. Sementara pangkalnya, tol tahap 1 seksi 1, Bengkulu-Taba Penanjung juga sudah beroperasi.

Jadilah tol Bengkulu-Palembang, ada pangkal dan ujung tapi tengahnya belum.

Ruas tol Prabumulih-Indralaya adalah bagian dari pembangunan JTTS koridor Bengkulu-Palembang. Pembangunan tahap satu seksi satu yaitu Kota Bengkulu – Taba Penanjung sepanjang 17,6 kilometer, seksi dua Taba Penanjung–Kepahiang sepanjang 23,7 km dan seksi 3 Kepahiang–Lubuk Linggau sepanjang 54,5 km yang target awal selesai tahun 2022.

Baca Juga: Bea Cukai Bengkulu Sita Ribuan Batang Rokok Ilegal dan MMEA

Kemudian, tol tersebut menurut rencananya akan tersambung ruas tol Lubuk Linggau-Muara Enim sepanjang 114,5 km dan ruas Muara Enim-Indralaya sejauh 119 km. Tol Prabumulih-Indralaya adalah bagian dari tol Muara Enim-Indralaya yang langsung tersambung dengan ruas tol Indralaya-Palembang.

Dikutip Flamboyannews.com dari rakyatbengkulu, Rabu (30/08/2023). Menurut Branch Manager Ruas Tol PIP (Prabumulih-Indralaya-Palembang) PT Hutama Karya (Persero), Syamsul Rijal, jalan tol ruas Prabumulih-Indralaya  mulai beroperasi secara resmi, Setiap kendaraan roda empat atau lebih dipersilahkan melintas dengan gratis alias belum berbayar.

Dengan adanya ruas tol ini, waktu tempuh dari Prabumulih-Palembang atau sebaliknya hanya sekitar 45 menit. Kalau lewat jalan lintas Sumatera, bisa makan waktu 2-3 jam.

Sama dengan tol pada umumnya, ruas tol ini menggunakan sistem transaksi tertutup. Penggguna akan melakukan pembayaran saat berada di gerbang tol terakhir saat ingin keluar.

Tol memiliki dua rest area type A di Km 56 jalur A dan B seluas 12 hektar. Ada juga dua simpang susun di Indralaya dan Pramumulih. Estimasi tarif tol sekitar Rp1.338/km dengan angka pasti dan resminya akan diumumkan dalam Kepmen PUPR.

Dengan beroperasi resmi ini, pengendara bisa melintas kapan saja, selama 24 jam. Per hari diprediksi 9-10 ribu kendaraan yang lalu lalang lewat jalan tol baru ini. Kondisi itu sudah tergambar dari hasil evaluasi saat uji coba beberapa waktu lalu, sekitar 3 ribu kendaraan melintas per hari.

Jika kamu ingin mencoba tol baru ini, sebaiknya isi penuh tangki  BBM kendaraan soalnya fasilitas SPBU di rest area tol baru akan berfungsi optimal dua minggu ke depan.

Baca Juga: Kades Kutorejo Tinjau Langsung Pengerjaan Infrastruktur Lingkungan Dan Jalan Usaha Tani

Sementara itu, Executive Vice President (EVP) Divisi Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Tjahjo Purnomo menjelaskan bahwa beroperasinya tol menyusul dikantonginya Sertifikat Laik Operasi (SLO) pada 7 Juli 2023.

Kemudian Keputusan Menteri (Kepmen) Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 872/KPTS/M/2023 tentang Penetapan Pengoperasian Jalan Tol Prabumulih-Indralaya.

Editor : Gina Rivaldo