Flamboyannews.com, Rejang Lebong – Aksi tindak pidana pencurian dengan kekerasaan atau begal kembali mengguncang Kabupaten Rejang Lebong, kali ini terjadi di persawahan Desa Rimbo Recap, Kecamatan Curup Selatan.
Dalam peristiwa tragis ini, dua korban bernama Weni Febrianti (21 tahun) dan Marsela (20 tahun) menjadi sasaran begal yang berani dan kejam.
Baca Juga: Peristiwa Kebakaran di Desa Karya Pelita, Bengkulu Utara: Panggilan Dukungan Terabaikan
Kejadian ini terjadi pada Jumat, 22 September 2023, sekitar pukul 17.15 WIB. Aksi pembegalan ini menjadi viral dan menjadi sorotan utama di jagat maya. Korban-korban ini datang dari berbagai daerah sekitar.
Iptu Sinar Simanjuntak, Kasi Humas Polres Rejang Lebong, mengonfirmasi peristiwa tragis ini. Dari perampokan ini, sepeda motor Honda Beat Street BD 6790 GK milik Weni Febrianti serta iPhone milik Marsela menjadi barang yang raib.
Kerugian yang ditaksir mencapai sekitar Rp8 juta, dan korban segera melaporkan peristiwa ini ke Polres Rejang Lebong. “Saat ini, Satreskrim tengah melakukan penyelidikan dan penyidikan intensif untuk mengungkap identitas dan menangkap pelaku, “ungkapnya. Sabtu (23/09/2023).
Kronologi kejadian dimulai ketika korban memarkirkan sepeda motor di Jalan Usaha Tani, di tengah persawahan indah Desa Rimbo Recap. Kedua korban datang ke tempat tersebut dengan niat untuk menikmati hidangan makanan sambil menikmati panorama alam sawah yang memukau.
Tetapi, nasib tragis mereka berubah ketika seorang laki-laki tak dikenal mendekati sepeda motor korban dan mencoba merusaknya. Dalam upaya untuk melindungi harta mereka, korban Weni mencoba menghalangi pelaku, namun si begal mengancam dengan sebuah senjata tajam yang menyeramkan.
Pelaku akhirnya menyadari bahwa kunci sepeda motor ada pada saksi Marsela. Dengan tegas, pelaku mengarahkan senjata tajam tersebut ke arah leher korban dan Marsela, memaksa mereka untuk menyerahkan kunci sepeda motor. Setelah berhasil mendapatkan kunci, pelaku merampas tas dan mengambil iPhone milik Marsela.
Baca Juga: Pemeliharaan Jaringan Listrik: Pemadaman di Argamakmur, Bengkulu Utara
Meskipun korban dan saksi berusaha melawan, pelaku tetap berhasil melarikan diri dengan sepeda motor yang dicuri.
Bahkan, beberapa momen dari perjuangan antara korban, saksi, dan pelaku tercatat dalam rekaman ponsel, termasuk saat keduanya berupaya untuk menghentikan pelaku agar tidak membawa kabur sepeda motor milik Weni.
Peristiwa ini memang tragis, mengingat tingkat kekerasan dan ancaman yang dialami korban.
Semoga pihak berwajib segera menangkap pelaku dan membawa mereka ke hadapan hukum.
Kasus ini juga menjadi peringatan bagi kita semua tentang pentingnya keamanan dan kewaspadaan saat berada di tempat-tempat yang sepi.
Editor : Gina Rivaldo












