PAD Rejang Lebong Over Target

FlamboyanNews.Com, – Kendati realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Rejang Lebong di Tahun Anggaran (TA) 2019 lalu, belum mencapai target yang telah ditetapkan yakni senilai Rp 99 miliar. Namun, ada beberapa jenis atau item PAD yang dikelola oleh Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Rejang Lebong (RL)  melebihi atau over target.

Kelima item tersebut yakni pajak reklame. Target Rp 275.000.000. Realisasi Rp 330.000.000 atau 120,17 %. Pajak restoran, target Rp 1.000.000.000. Realisasi Rp 1.405.777.161 atau 141,58 %. Kemudian, pajak hiburan. Target Rp 20.000.000,. Realisasi Rp 20.200.850 atau 101%.

Selanjutnya, pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB), target Rp 1.735.000.000. Realisasi Rp 1.838.414.325 atau 105,98%. Terakhir, ada pajak parkir. Target Rp 30.000.000. Realisasi Rp 30.071.994 atau 100,24%.

“Target memang belum tercapai. Tapi, realisasi PAD di tahun 2019 meningkat dibanding tahun sebelumnya,” cetus Kepala BPKD Kabupaten Rejang Lebong Wuwun Mirza SE MT didampingi Kabid Penagihan dan Pendapatan Emir Pashah SH. Senin (13/1/2020).

Dikutip dari fokusbengkulu.com, Wuwun mengatakan, tahun ini target PAD Kabupaten Rejang Lebong ditetapkan senilai Rp 91 miliar. Target tersebut dinilai lebih realisistis. Mengingat pertumbuhan ekonomi masyarakat yang juga berpengaruh terhadap daya beli. Seperti diketahui bahwa target PAD yang ditetapkan di APBD Kabupaten Rejang Lebong tahun 2019 mencapai Rp 99 miliar.

“Terobosan dan inovasi akan terus kita upayakan guna meningkatkan PAD,” imbuh Wuwun. Lebih jauh, mantan Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Lebong ini menjelaskan, untuk penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di tahun 2019 lalu, mencapai 76,12 %. Kemudian, untuk realisasi Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) mencapai 73,26 %.

“Realisasi PAD tentu tak lepas dari dukungan segenap elemen masyarakat. Terutama para pelaku usaha. Oleh sebab itu, kita kembali mengingatkan agar masyarakat taat pajak. Sebagaimana kita ketahui, bahwa PAD digunakan untuk pembangunan yang manfaatnya dirasakan oleh masyarakat,” demikian Wuwun

(FlamboyanOnline/fokusbengkulu)