Tajamnya Cinta Berujung Tragis di Warung Tuak Kota Bengkulu

SA (19) saat diamankan di Polsek Kampung Melayu, Kamis (05/10/2023).Flamboyan Foto/Deni
SA (19) saat diamankan di Polsek Kampung Melayu, Kamis (05/10/2023).Flamboyan Foto/Deni

Flamboyannews.com, Bengkulu – kejadian berdarah yang mengguncang kota Bengkulu terjadi di salah satu warung tuak. Seorang gadis muda berusia 15 tahun, dengan inisial AP, menjadi korban dalam insiden tragis ini.

Pertumpahan darah yang terjadi di warung tersebut melibatkan AP dan kekasihnya, seorang pemuda berinisial SA (19). Kejadian ini mengakibatkan AP meninggal dunia di tempat kejadian, Kamis (05/10/2023).

Baca Juga: Tragedi Misterius Seorang Ibu Rumah Tangga di Desa Talang Padang

Data yang berhasil kami himpun menunjukkan bahwa AP berasal dari Kelurahan Bumi Ayu, Kota Bengkulu, sementara terduga pelaku, SA, tinggal di Kelurahan Pagar Dewa. Kejadian mengerikan ini terjadi sekitar pukul 01.30 WIB dini hari.

Selain AP, korban lain dalam kejadian ini adalah seorang pemuda berinisial RE (17) yang berasal dari Kelurahan Betungan. RE adalah teman dari terduga pelaku, SA.

Berikut kronologi tragis kejadian ini: dini hari itu, ketiganya berkumpul di salah satu kedai tuak. Namun, pertikaian antara SA dan RE memicu perkelahian yang berakhir dengan kekerasan. SA, yang tampaknya telah kehilangan kendali emosi, secara tiba-tiba mengeluarkan sebilah pisau dari pinggangnya.

SA bertujuan untuk menusuk RE, namun AP dengan berani mencoba menghentikan niat buruk SA. Akibatnya, pisau yang awalnya mengancam RE malah tertancap di ulu hati AP.

Saksi mata melaporkan bahwa SA semakin marah dan mengejar RE setelah melihat kekasihnya terluka. RE berusaha melarikan diri, namun upayanya gagal karena SA berhasil mengejar dan menikam RE sebanyak tiga kali.

Akibatnya, RE mengalami luka tusukan di perut sebelah kiri, punggung bagian kiri, dan pinggang sebelah kiri.

Kejadian ini segera menarik perhatian pengunjung lain di warung tuak dan warga sekitar yang datang untuk membantu korban.

Baca Juga: Tragedi Misterius Seorang Ibu Rumah Tangga di Desa Talang Padang

Kedua korban dilarikan ke rumah sakit segera setelah insiden tersebut. Sayangnya, nyawa AP tidak dapat diselamatkan karena lukanya yang serius di ulu hati. Sementara itu, RE mendapatkan perawatan intensif dan masih dalam kondisi hidup.

Kapolresta Bengkulu, Kombes Pol Aris Sulistyono, melalui Kapolsek Kampung Melayu AKP Rahmat, membenarkan laporan tentang kejadian tragis ini. Kapolsek menegaskan bahwa pelaku, SA, sudah berhasil diamankan dan akan diadili sesuai dengan perbuatannya.

Hasil penyelidikan polisi mengungkap bahwa masalah lama antara SA dan RE kembali memicu pertikaian pada malam kejadian. Namun, apa yang dimulai sebagai pembahasan sederhana berujung pada perkelahian mematikan.

Editor : Gina Rivaldo