Tingkatkan Kompetensi APIP Bengkulu Lewat Bimtek Perencanaan Pengawasan Berbasis Resiko

Plh. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Nandar Munadi, saat memberikan sambutan pada kegiatan Bimtek Perencanaan Pengawasan Berbasis Resiko, di Aula Raflesia BPSDM Provinsi Bengkulu, Kamis (07/09/2023).Flamboyan Foto/Deni
Plh. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Nandar Munadi, saat memberikan sambutan pada kegiatan Bimtek Perencanaan Pengawasan Berbasis Resiko, di Aula Raflesia BPSDM Provinsi Bengkulu, Kamis (07/09/2023).Flamboyan Foto/Deni

Flamboyannews.com, Bengkulu – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Bengkulu telah menggelar acara yang sangat penting untuk meningkatkan kualifikasi Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) yang bertugas di lingkungan Inspektorat Provinsi Bengkulu.

Acara “Bimtek Perencanaan Pengawasan Berbasis Resiko” ini berlangsung mulai tanggal 7 hingga 9 September dan diadakan di Aula Raflesia BPSDM Provinsi Bengkulu, Kamis (07/09/2023).

Baca Juga: Pilkades Serentak di Kecamatan Semidang Alas Maras, Suara Rakyat Menentukan Masa Depan Desa

Dalam pembukaan resmi acara ini, Plh. Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Nandar Munadi, menekankan betapa pentingnya peningkatan pengetahuan dan keterampilan para ASN.

“Hal ini sangat diperlukan agar mereka dapat menjalankan tugas pokok dan fungsi mereka dengan lebih efektif dan efisien. Menurutnya, Bimtek ini adalah salah satu langkah nyata untuk mencapai tujuan tersebut, “jelas nandar.

Nandar Munadi juga memberikan pesan kepada para peserta Bimtek ini, mengajak mereka untuk aktif dalam menggali ilmu dan informasi selama acara berlangsung.

Beliau berharap bahwa ilmu yang mereka dapatkan akan dapat diimplementasikan dengan baik dalam pekerjaan mereka masing-masing.

Kepala BPSDM Provinsi Bengkulu, Soemarno, menjelaskan bahwa tujuan utama dari Bimtek ini adalah agar para APIP dapat lebih fokus pada risiko-risiko yang ada di organisasi perangkat daerah (OPD).

“Dengan pemahaman yang lebih baik tentang risiko-risiko ini, mereka diharapkan dapat melakukan pengawasan yang lebih mendalam dan efektif dalam OPD, ” jelas Soemarno.

Baca Juga: Tingkatkan Kreativitas Dalam Perencanaan dan Implementasi SDI di Bengkulu Utara

Proses pembelajaran dalam Bimtek ini menggunakan metode partisipatif, yang memungkinkan para peserta untuk aktif terlibat dalam proses pembelajaran. Materi-materi yang disampaikan selaras dengan ketentuan pembelajaran yang berlaku.

Dengan kerjasama dari berbagai lembaga, termasuk BPKP Pusat, Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri, dan BPKP Perwakilan Provinsi Bengkulu sebagai tenaga pengajar, kegiatan ini menjadi ajang kolaborasi yang berharga untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para APIP.

“Kita berharap bahwa Bimtek ini akan membantu para Auditor di Inspektorat Provinsi Bengkulu untuk menjadi lebih kompeten dalam menjalankan tugas-tugas pengawasan mereka. Dengan begitu, pemerintahan di Provinsi Bengkulu dapat berjalan dengan lebih efektif dan transparan, “harap nandar.

Editor : Gina Rivaldo