Flamboyannews.com – Mengutip dari buku yang berjudul Kebudayaan Kabupaten Empat Lawang Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati (Budaya Benda dan Tak Benda) yang ditulis oleh Anita Silvia, seorang pemudi asli dari Kabupaten Empat Lawang.
Dalam artikel ini akan membahas Budaya Benda yang ada di Kecamatan Tebing Tinggi.
Tebing Tinggi ialah ibukota Kabupaten Empat Lawang.
Berdasarkan penelusuran tim penulis buku, Budaya Benda yang ada di Kecamatan Tebing Tinggi yakni Terowongan Kereta Api yang dibangun pada waktu zaman penjajahan Belanda, makam Puyang Gadis, makam Puyang Tanah Tinggi.
BACA JUGA: Daftar Sekolah Kedinasan Indonesia Gratis Biaya, Lulus Bisa Jadi ASN
Sementara Budaya Tak Benda seperti tradisi sedekah ruah, tradisi sedekah Serabi.
Terowongan Kereta Api yang ada di Kecamatan Tebing Tinggi tepatnya di area Tebing Alay merupakan salah satu terowongan terpanjang di Provinsi Sumatera Selatan.
Dilansir flamboyannews.com dari rakyatempatlawang, Sabtu (29/07/2023) Berdasarkan hasil wawancara dengan H. Muhayan Basri selaku Sekretaris Dewan Adat Kabupaten Empat Lawang mengatakan Terowongan ini dibangun 1928-1929 pada masa kolonial Belanda dan memiliki panjang 424 meter.
Pribumi berkerja siang dan malam tanpa henti, mereka dipaksa berkerja untuk menyelesaikan Terowongan tersebut.
BACA JUGA: Wajib Tahu! Mbah Moen Sebut 3 Hal Kebiasaan Bisa Bikin Rezeki Seret dan Hidup Susah
Bahkan banyak pekerja yang mati karena kelelahan dan kelaparan.
Di atas Terowongan terdapat beberapa bangunan-bangunan yang pada saat masa pembangunan Terowongan digunakan sebagai pos mandor yang mengawasi para pekerja.
Pos itu sering digunakan mandor Belanda untuk istirahat dan tempat melakukan pengeboran air untuk keperluan pembangunan Terowongan.
Sejak pembangunan selesai, jembatan dan terowongan kereta api Tebing Tinggi telah menjadi simbol penting dari transportasi kereta api di wilayah ini.
Mereka tidak hanya berfungsi sebagai jalan utama bagi kereta api, tetapi juga menjadi daya tarik wisata yang menarik bagi pengunjung.
Keindahan arsitektur dan nilai sejarah yang terkandung dalam konstruksi ini membuat mereka menjadi tujuan wisata yang populer.
BACA JUGA : Wajib Tahu! Mbah Moen Sebut 3 Hal Kebiasaan Bisa Bikin Rezeki Seret dan Hidup Susah
Selain fungsi transportasi dan pariwisata, jembatan dan terowongan ini juga menjadi bagian dari identitas lokal.
Mereka mewakili kemajuan teknologi dan kemampuan manusia untuk mengatasi tantangan lingkungan.
Editor : Gina Rivaldo












