Flamboyannews.com, Bengkulu Utara – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bengkulu Utara tengah aktif menyelenggarakan program perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) di tengah masyarakat, terutama untuk pemilih pemula yang akan mengikuti pemilihan umum legislatif dan pilpres pada tahun 2024 mendatang.
Berdasarkan data dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bengkulu Utara, diperkirakan ada sekitar 5.700 pemilih pemula yang perlu mendaftarkan data ke dalam sistem.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Bengkulu Utara, Suwanto SH, M.Ap, menjelaskan bahwa perekaman KTP telah dilaksanakan di 19 kecamatan di seluruh wilayah Bengkulu Utara, Senin (25/09/2023).
Program inisiatif ini ternyata telah memberikan peningkatan yang signifikan dalam catatan data penduduk yang telah terdaftar di administrasi kependudukan. Namun, program yang dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara ini tidak hanya ditujukan bagi pemilih pemula yang akan mendapatkan KTP.
Wanto, panggilan akrab Kepala Disdukcapil, juga mengakui adanya sejumlah masyarakat yang sulit melakukan perekaman di kantor Dukcapil, seperti warga disabilitas dan lansia.
“Kami melakukan kunjungan ke beberapa tempat seperti kantor desa dan sekolah-sekolah untuk memberikan layanan perekaman KTP secara gratis kepada masyarakat. Tujuan utamanya adalah agar mereka dapat memperoleh KTP,” ujarnya.
Ditanya mengenai batas waktu terakhir perekaman e-KTP gratis ini, pihak Disdukcapil menyatakan bahwa setiap warga Bengkulu Utara berhak memperoleh KTP.
Pemilih Pemula, termasuk pelajar yang memasuki usia 17 tahun, diimbau untuk melakukan perekaman sebelum menggunakan hak suara mereka.
Baca Juga: Jalan Menuju Perkebunan di Desa Pinang Jawa 2 Kini Lebih Nyaman dengan Rabat Beton
“Kami melayani semua, tidak hanya pelajar. Kami juga akan mendatangi masyarakat yang tidak dapat datang ke kantor untuk melakukan perekaman. Sebab, e-KTP adalah salah satu persyaratan penting dalam pengurusan BPJS Kesehatan,” jelasnya.
Semoga program ini dapat membantu masyarakat dalam memenuhi persyaratan administratif mereka dan turut berkontribusi dalam partisipasi demokrasi pada pemilihan umum mendatang.
Editor : Gina Rivaldo












