DLH Kota Bengkulu Berencana Perluas Lahan TPA di APBD 2024

Tempat pembuangan sampah di TPA yang berada di Kelurahan Sebakul Kota Bengkulu, Kamis (12/10/2023).Flamboyan Foto/Deni
Tempat pembuangan sampah di TPA yang berada di Kelurahan Sebakul Kota Bengkulu, Kamis (12/10/2023).Flamboyan Foto/Deni

Flamboyannews.com, Bengkulu – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu akan terus berupaya mengajukan perluasan lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang berlokasi di Kelurahan Sebakul, Kota Bengkulu, dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024.

Tindakan ini diambil mengingat lahan TPA saat ini mendekati kapasitas maksimal dalam kurun waktu 2 tahun ke depan. Perluasan lahan TPA melalui pembebasan lahan dianggap sebagai solusi untuk mengatasi permasalahan ini.

Baca Juga: Jasa Raharja Tidak Memberikan Santunan pada Beberapa Kasus Kecelakaan Lalu Lintas

Proyek perluasan membutuhkan anggaran sekitar Rp5 miliar untuk mengamankan lahan seluas minimal 5 hektar.

Kepala Dinas DLH Kota Bengkulu, Riduan, mengungkapkan kekhawatiran terkait volume sampah yang terus meningkat tiap tahunnya dan keterbatasan lahan yang ada. “Oleh karena itu, perlu antisipasi jangka panjang dengan perluasan lahan. Kami berupaya mengajukan anggaran di tahun 2024 untuk memperluas lahan dan mengelola sampah dengan baik,” ujar Riduan.

Selain memperluas lahan TPA, DLH juga akan mencari investor yang tertarik untuk melakukan pengelolaan sampah yang efektif. Berbagai metode pengolahan seperti pengolahan sampah menjadi briket, pupuk, biogas, listrik, dan lainnya akan dipertimbangkan.

“Saat ini, kami sudah menerima pesan dari satu investor di Swiss melalui email yang berminat untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Bengkulu terkait pengelolaan sampah,” tambah Riduan.

Baca Juga: Longsor di Jalan Penghubung Kepahiang-Seberang Musi Mengancam Keselamatan Pengguna Jalan

Rencananya, investor ini akan melakukan survei ke lokasi TPA pada sekitar tanggal 25 Oktober 2023 selama 3 hari.

Hal ini merupakan langkah positif untuk menjaga keberlanjutan dan keamanan lingkungan sambil mengelola sampah dengan cara yang lebih berkelanjutan.

Editor : Gina Rivaldo