BANJARNEGARA – Pembangunan jalan rabat beton dalam program TMMD Reguler ke-129 Kodim 0704/Banjarnegara tidak hanya mengandalkan semangat gotong royong, tetapi juga ketelitian dalam setiap tahap pengerjaan. Di Dusun Kunir, Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, sosok Bowo menjadi perhatian karena aktif memastikan kualitas jalan tetap sesuai standar.
Dengan membawa alat ukur, Bowo bersama personel Satgas TMMD memeriksa ketebalan dan kerataan rabat beton yang baru selesai dicor. Pemeriksaan dilakukan secara teliti untuk memastikan setiap bagian jalan memenuhi spesifikasi teknis sehingga menghasilkan infrastruktur yang kuat, aman, dan tahan lama.
Di bawah terik matahari, Bowo sesekali berdiskusi dengan anggota Satgas mengenai hasil pengukuran. Baginya, kualitas pembangunan jauh lebih penting daripada sekadar mengejar kecepatan penyelesaian pekerjaan.
“Kalau ketebalan dan kerataannya sesuai, jalan akan lebih awet dan nyaman dilalui. Kami ingin hasil pembangunan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang,” ujar Bowo.
Jalan rabat beton sepanjang 737 meter dengan lebar 2,5 meter tersebut menjadi salah satu sasaran fisik utama TMMD Reguler ke-129. Infrastruktur ini diharapkan mampu meningkatkan akses transportasi, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Gumelem Kulon.
Personel Satgas TMMD mengapresiasi keterlibatan warga dalam menjaga mutu pembangunan. Menurut mereka, partisipasi masyarakat tidak hanya mempercepat pekerjaan, tetapi juga memastikan hasil pembangunan benar-benar berkualitas dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Suasana gotong royong tampak di seluruh area pembangunan. Sebagian warga mengangkut material, anggota Satgas meratakan adukan beton, sementara lainnya membantu proses pengukuran dan pemeriksaan kualitas jalan. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa pembangunan desa merupakan tanggung jawab bersama.
Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa,” program TMMD tidak hanya berorientasi pada penyelesaian proyek fisik, tetapi juga mengedepankan kualitas setiap hasil pekerjaan.
Di Desa Gumelem Kulon, setiap sentimeter jalan dibangun dengan penuh kehati-hatian. Ketelitian Bowo menjadi simbol bahwa pembangunan yang baik lahir dari perpaduan kerja keras, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap kepentingan masyarakat.
Jalan yang tengah dibangun bukan sekadar hamparan beton. Ia menjadi harapan baru bagi warga untuk memperoleh akses yang lebih baik, memperlancar aktivitas ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan. Dari pengukuran yang teliti hingga semangat gotong royong yang terus terjaga, TMMD kembali membuktikan bahwa membangun desa berarti membangun masa depan bersama.












