Ketelitian Jadi Kunci, Satgas TMMD dan Warga Ukur Ketinggian Pondasi RTLH Milik Pak Toid

Salah satu tahapan penting yang dilakukan adalah pengukuran ketinggian pondasi menggunakan selang waterpass oleh Praka Agit bersama warga Bagio (51), Selasa (21/07/2026).
Salah satu tahapan penting yang dilakukan adalah pengukuran ketinggian pondasi menggunakan selang waterpass oleh Praka Agit bersama warga Bagio (51), Selasa (21/07/2026).

BANJARNEGARA – Program TMMD Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0704/Banjarnegara terus menunjukkan progres positif, tidak hanya pada pembangunan infrastruktur jalan, tetapi juga pada rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Pak Toid di Dusun Kunir RT 01/RW 09, Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara. Salah satu tahapan penting yang dilakukan adalah pengukuran ketinggian pondasi menggunakan selang waterpass oleh Praka Agit bersama warga Bagio (51), Selasa (21/07/2026).

Pengukuran dilakukan secara cermat untuk memastikan seluruh pondasi memiliki elevasi yang sama sehingga struktur bangunan menjadi kokoh, presisi, dan aman. Tahapan ini menjadi bagian penting sebelum proses pembangunan dilanjutkan ke pekerjaan berikutnya.

Praka Agit menjelaskan bahwa setiap proses pembangunan RTLH harus dilaksanakan sesuai standar teknis agar rumah yang dibangun benar-benar layak huni dan memberikan rasa aman bagi penerima manfaat.

“Pengukuran menggunakan selang waterpass bertujuan memastikan elevasi pondasi sama rata. Dengan demikian, proses pembangunan selanjutnya dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan bangunan yang berkualitas,” jelas Praka Agit.

Sementara itu, Bagio mengaku senang dapat bekerja berdampingan dengan personel Satgas TMMD. Menurutnya, selain membantu mewujudkan rumah yang lebih layak bagi warga yang membutuhkan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

“Kami bekerja bersama dengan penuh semangat. Banyak hal yang kami pelajari dari bapak-bapak TNI, terutama tentang ketelitian dalam bekerja. Semoga rumah Pak Toid segera selesai dan bisa ditempati dengan nyaman,” ujar Bagio.

Komandan Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0704/Banjarnegara, Letkol Inf Nodelismen Hulu, S.Pd., menegaskan bahwa program rehabilitasi RTLH merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang lebih layak.

“Pembangunan RTLH tidak hanya bertujuan menyediakan hunian yang layak, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi warga penerima manfaat. Sinergi antara anggota Satgas dan masyarakat dalam setiap tahapan pekerjaan merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ungkapnya.

Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa,” pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 terus memperlihatkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh hasil akhir, tetapi juga oleh ketelitian dalam setiap proses serta kuatnya semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat. Melalui kerja sama tersebut, pembangunan RTLH diharapkan segera rampung sehingga Pak Toid dan keluarganya dapat menikmati hunian yang lebih aman, nyaman, dan layak.